Olahraga

Voli Putra Banyuwangi Lolos Semifinal, Tim Putri Angkat Koper

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kegigihan tim bola voli indoor putra Banyuwangi ditunjukkan saat pertandingan melawan tuan rumah Kabupaten Bojonegoro, pada lanjutan babak 8 besar Porprov Jatim VI 2019. Bertanding di Gelanggang Olahraga Bojonegoro, anak asuh M. Yusuf itu berhasil tampil terengginas.

Di tengah riuh semarak suporter tuan rumah, putra Lare Osing tak gentar. Bahkan, tuan rumah didukung langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah yang turut hadir. Mereka justru semakin termotivasi memberikan perlawanan.

Set pertama cukup memberikan suguhan yang mendebarkan. Susul menyusul poin tersaji pada laga ini. Meski, M Fatur Rahman dan kawan-kawan harus mengakhiri babak pertama dengan keunggulan tuan rumah 27-29.

Pada set kedua, kebangkitan anak-anak Banyuwangi mulai terlihat. Spike keras mematikan mulai mendulang poin. Lare Osing unggul jauh 25-14, hasil ini sementara memaksa hasil imbang. Set ketiga, tak kalah menariknya. Fathur diminta mengkomando kawannya untuk bermain lepas. Kondisi ini justru membuat permainan mereka semakin berkembang.

Tim Bojonegoro yang ingin memburu kemenangan malah tak mampu berkutik. Babak ketiga ditutup dengan skor mencolok 25-15. Unggul 2-1, tim Banyuwangi tak mau mengendurkan dominasi. Mereka terus meladeni serangan yang dibangun tim Bojonegoro.

Instruksi pelatih berjalan mulus. Bahkan, mereka diminta lebih semangat dengan melakukan selebrasi saat berhasil mendapat poin. Hal itu, semakin membuat tuan rumah terpuruk. Bahkan, ribuan pendukung yang menyoraki mereka justru berganti mendukung tim Laros.

Semangat anak-anak Banyuwangi semakin menggelora. Tanpa ampun, set ketiga ditutup dengan skor 25-11. “Bermaian di bawah tekanan dari ribuan penonton tuan rumah, anak-anak bermain kurang lepas dan sedikit tegang. Sehingga kalah di set pertama,” ungkap M Yusuf, Kamis (11/7/2019).

Tapi, instruksi khusus pelatih mampu membuatnya bangkit. “Saya meminta semua bermain lepas, dan tenang, kalau perlu joget-joget saat dapat point, agar tidak tegang, dan akhirnya permainan mulai membaik, dan Alhamdulillah kita bisa menang,” jelas M Yusuf.

Atas kemenangan ini, Banyuwangi tak dapat bersantai. Karena, ada tim kuat Kabupaten Sidoarjo menanti di babak semifinal. Mereka harus tampil lebih semangat. Jika tidak, nasib mereka akan sama dengan tim bola voli indoor putri Banyuwangi yang ditekuk Kabupaten Sidoarjo.

Kekalahan itu membuat anak asuh Hendrati Suweni itu harus mengubur mimpi meraih medali, dan memaksa mereka harua pulang lebih awal. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar