Olahraga

Usai Porprov, Pesilat Peraih Medali Emas Berlaga di Asean School Games 2019

Ponorogo (beritajatim.com) – Ponorogo bisa dibilang gudangnya pesilat berprestasi. Setelah Aji Bangkit Pamungkas meraih medali emas di Asean Games 2018, kali ini yang terbaru, tim pencak silat Ponorogo menjadi juara umum dalam cabor pencak silat di Porprov Jatim VI 2019.

Kontingen asal Kota Reyog itu mendulang dua medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu.
“Capaian ini sudah melebihi target yang dibebankan pada tim pencak silat, kami ditarget 2 medali emas,” kata Ketua IPSI Ponorogo Rahmat Taufik, saat dihunungi lewat sambungan telepon, Kamis (11/7/2019).

Dua medali emas, kata Taufik, masing-masing disumbangkan oleh Putra Indy Sangfanata di kelas B putra 50-55 kilogram, dan Atalia Erika Pertiwi di kelas A putri 45-50 kilogram. Sementara, dua medali perak diraih Moch Nizal Syah Bachri di kelas A putra 45-50 kilogram, dan Anik Tri Wahyuningtyas di kelas C putri 55-60 kilogram. Sedangkan medali perunggu diperoleh Devi Andriani di kelas D putri 60-65 kilogram.

“Kami bangga dengan raihan prestasi tim pencak silat Ponorogo di Porprov 2019 ini,” ungkap politisi dari Partai Golkar ini.

Keberhasilan tim pencak silat ini nampaknya tidak dirayakan terlalu lama. Pasalnya Sangfanata, peraih medali emas di kelas B putra 50-55 kilogram Porprov 2019 itu akan segera bertolak ke Semarang.

Nata nama panggilannya akan bergabung dengam tim Indonesia yang akan berlaga di Asean School Games (ASG) 2019. “Semoga semakin banyak atlet pencak silat asal Ponorogo yang berkiprah di dunia internasional,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar