Olahraga

Tujuh Atlet Panjat Tebing Jawa Timur Siap Melaju ke PON XX Papua

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh atlet FPTI Jawa Timur lolo dalam Pra PON Panjat tebing zona 2  di antaranya dua atlet mendapatkan medali emas. Tampil sebagai tuan rumah, FPTI Jatim menjadi yang terbaik di dua kategori, lead tim putra dan boulder tim putri, Sabtu (28/9/2019).

Nomor lead tim putra yang diperkuat Yohanes Angel Rossy Que, Akbar Huda Wardana dan Rindi Sufriyanto mengungguli dua tim kuat, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kedua daerah itu harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.

Akbar Huda mengaku gembira dengan hasil ini. Setidaknya tiket menuju PON ke XX di Papua tahun depan sudah dipegang. “Lawan paling berat adalah diri sendiri, saya yakin bisa (menjadi yang terbaik),” kata atlet asal Gresik itu.

Hal senada juga disampaikan Yohanes setelah merebut tiket PON. Menurutnya zona dua merupakan grup neraka karena bercokol tim-tim kuat dari seluruh Jawa dan Bali.

“Hasil malam ini kurang memuaskan, karena banyak kendala. Salah satunya angin,” terang Jon, sapaannya. Salah satu kendala yang dia hadapi adalah angin yang cukup kencang saat berada di ketinggian.

Sementara kategori boulder tim putri, empat atlet merebut emas sekaligus lolos ke Papua. Mereka adalah Fitria Hartani, Kharisma Ragil, Amanda Narda Mutia dan Choirul Umi.

Pipit, sapaan Fitria Hartani dan Kharisma Ragil yang masing-masing berada di jalur satu dan empat mampu mencapi top. Hasil ini sudah mengantar Jatim mengungguli kontingen lainnya, sekaligus merebut tiket PON.

“Saya memiliki keyakinan bisa merebut tiket PON,” ungkap Kharisma Ragil. Atlet asal Gresik itu menganggap tampil di kandang sendiri sudah seharusnya bisa merebut tiket PON. Apalagi dinding panjat yang dilombakan sudah biasa digunakan latihan. Adapun posisi kedua nomor boulder tim putri direbut Jabar dan Jateng. Sedangkan di peringkat keempat DKI Jakarta. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar