Olahraga

Tranmere Rovers vs Persebaya, Kenapa Tidak?

Jember (beritajatim.com) – Tranmere Rovers, klub League One Inggris, tengah mengembangkan basis fans di Indonesia. Tur ke Indonesia merupakan salah satu rencana tahun depan.

“Tahun ini saya rasa mungkin belum tur ke Indonesia. Tahun depan kami akan arrange. Tahun ini rencana kami adalah memperkenalkan Tranmere seluas-luasnya di Indonesia,” kata Simon Nainggolan, Presiden Indo Tranmere Rovers dan duta besar klub di Indonesia, Minggu (26/1/2020).

Tur ke Indonesia memungkinkan Tranmere Rovers berujicoba menghadapi klub-klub sepak bola utama. Salah satunya Persebaya Surabaya. “Kalau kemari besar kemungkinan bisa saja kami atur. Yang penting sekarang memperkenalkan Tranmere di Indonesia,” kata Simon.

Tranmere Rovers dan Surabaya sendiri sudah tidak asing. Tranmere adalah klub sepak bola di kawasan Merseyside yang berjarak tiga mil dari kota Liverpool.

Nama Tranmere pertama kali terdengar di media massa Indonesia, saat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung ke Liverpool dalam rangka kerjasama sister city, Mei 2017. Kala itu ia bertemu Mark Palios, pemilik Tranmere Rovers, dan berdiskusi soal kemungkinan mengirimkan pemain-pemain sepak bola muda berbakat dari Surabaya ke Liverpool.

November 2018, 10 pesepakbola muda berbakat dari Surabaya berangkat ke Inggris untuk belajar di markas Tranmere Rovers. Mereka mendapat beasiswa Pemerintah Kota Surabaya untuk belajar di akademi klub itu selama 17 hari. Salah satunya adalah Muhammad Supriadi, pemain Persebaya Surabaya.

Tanggal 3 September 2019, Tranmere Rovers mengumumkan penguasaan saham minoritas oleh PT Santinilawansa Lestari, milik Sofjan Wanandi dan Riantini Sutedja.

Simon mengatakan, kunjungan Risma ke Tranmere di luar kerjasama Santini Group dengan klub itu. “Tapi kami siap mendukung. Kami bisa membantu dalam pengembangan fan base di Indonesia. Kami siap membantu kalau dibutuhkan ibu Risma dan kawan-kawan di Surabaya,” katanya.

Simon sendiri mengorganisasi turnamen kecil sepak bola pada 7-9 Februari 2020 dengan mendatangkan dua pelatih akademi Tranmere. “Kemungkinan besar kami akan adakan lagi pada Juni atau Juli,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar