Olahraga

Tinggalkan Jersey Hitam, Persid Jember Tiru Real Madrid

Tim Persid sekarang putih-putih (dok persid)

Jember (beritajatim.com) – Siapapun yang terbiasa menyaksikan klub sepakbola Persid di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, bisa jadi kecele saat pertandingan melawan Persebo Muda Bondowoso, Jumat (9/8/2019).

Seragam putih biasanya dipakai tim tamu. Persid sejak 2011 biasanya memakai seragam dengan warna dominan hitam. Namun sore itu Persid memakai seragam baju putih dan celana putih polos seperti Real Madrid. Hanya kaos kaki berwarna kuning. Persebo justru yang berpakaian hitam.

Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi tak menjelaskan alasan perubahan tersebut saat ditanya. “Kalau di kandang pakai putih. Kalau di luar kandang menyesuaikan,” katanya.

Seragam Persid pasca Reformasi senantiasa berubah. Saat menjadi juara Divisi 2 (setara Liga 3 saat ini) pada 2002, tim ini memakai seragam serba biru. Warna seragam Persid sempat sejenak memerah, saat ujung kepemimpinan Bupati Samsul Hadi Siswoyo sebelum akhirnya kembali ke biru.

Tahun 2010, Persid memakai seragam serba kuning. Manajemen saat itu meniru seragam Persid era 1970-an yang konon serba kuning emas seperti warna daun tembakau.

Namun perubahan warna kostum ini menjadi simbol perselisihan suporter. Sebagian suporter yang menamakan diri New Gangster memilih tetap memakai atribut biru. Sementara kelompok Gangster (Gabungan Suporter Jember) memakai atribut kuning.

Perselisihan ini bahkan diwarnai bentrok fisik beberapa kali. Akhirnya Bupati MZA Djalal turun tangan. Ia memerintahkan Persid memakai warna hitam, dan dua kubu suporter pun kembali satu. (Wir/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar