Olahraga

Tinggal Sisa 4 Laga, Akankah Persatu Tuban Bertahan di Liga 2?

Penampilang Persatu Tuban saat melawan Persik Kediri di stadion Bumi Wali Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Kemenangan tim Laskar Ronggolawe saat melawan Persik Kediri dengan skor 2:1 saat bertanding di stadion Bumi Wali Tuban menjadikan motivasi dan bekal tim Persatu Tuban untuk merangkak naik dalam klasemen sementara Liga 2 2019 group timur, Rabu (2/10/2019).

Dengan tambahan 3 poin tersebut kini Persatu Tuban menempati peringkat 10 dalam klasemen sementara setelah 16 kali main. Adapun tim kebanggaan warga Tuban itu masih mempunyai sisa 4 pertandingan lagi dan itu menjadikan peluang bagi Persatu untuk selamat dari zona degradasi.

Manager Persatu Tuban, Fahmi Fikroni mengatakan, dengan masih adanya sisa empat pertandingan Persatu masih berpeluang besar bertahan di Liga 2 tahun depan. Saat ini posisi Persatu Tuban berada di atas Madura FC dengan poin yang sama-sama 17.

“Peluang untuk bisa bertahan di Liga 2 masih besar. Terlebih karena Persatu juga masih memiliki dua pertandingan tunda melawan PSIM Jogjakarta dan Persiwar Waropen,” kata Fahmi Fikroni, Manajer Persatu Tuban.

Roni, sapaan akrab Manajer Persatu Tuban itu menambahkan bahwa untuk mengejar tim yang berada pada posisi 9 yakni Sulut United juga masih ada peluang. Pasalnya, dengan tim Sulut United hanya selisih tiga poin saja dengan sudah bermain sebanyak 17 kali pertandingan.

“Persatu juga hanya berselisih 3 poin dengan Sulut United di posisi 9 yang mengoleksi 20 poin dari 17 pertandingan. Jadi secara hitung-hitungan kita masih berpeluang besar bertahan di Liga 2,” tegasnya.

Untuk semakin mengamankan posisi, Persatu Tuban akan memanfaatkan sisa empat pertandingan dengan maksimal. Sehingga persiapan dan evaluasi permainan para pemain terus dilakukan supaya bisa terus menambah poin.

“Utamanya saat menjadi tuan rumah melawan Mitra Kukar pada 8 Oktober 2019 nanti, kita akan ngotot agar meraih 3 poin penuh. Kami mohon doa dan dukungannya dari semua pendukung semoga kita tetap bertahan,” pungkasnya.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar