Olahraga

Tiga Elemen Penting dalam Sepakbola

Pamekasan (beritajatim.com) – Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi kembali menyampaikan pentingnya menjaga tiga elemen penting dalam dunia olahraga. Khususnya cabang sepakbola.

Ketiga elemen penting dalam sepakbola tersebut meliputi klub, sponsor dan suporter. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dilepas dari sepakbola, bahkan antara satu dengan lainnya juga saling membutuhkan.

Hal itu disampaikan menyusul adanya insiden pada laga pembuka Liga 1 2019 yang mempertemukan antara tuan rumah PSS Sleman menjamu Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019) lalu.

“Indonesia sudah memasuki era industri sepakbola, sponsor, suporter dan klub adalah tiga pilar penting yang saling membutuhkan,” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring medsos resmi klub, Kamis (16/5/2019) malam.

Ia juga mengajak suporter agar sama-sama sadar bahwa melakukan tindakan yang tidak seharusnya justru akan merugikan klub. “Suporter harus sadar dan membuka pikiran untuk bersatu mendukung tim yang bertanding, karena mungkin saja ketika kelompok suporter solid masih ada oknum yang membuat gaduh sehingga merugikan,” ungkapnya.

“Semua wajib berbenah, suporter harus menghargai klub dan sponsornya dan klub juga wajib menghargai suporter dan sponsornya. Suporter itu tidak bisa dibandingkan, biarlah mereka mengatur dirinya dan menjalin komunikasi sendiri dengan teman dan sesamanya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyarankan agar induk tertinggi sepakbola khususnya regulator kompetisi agar tidak memberikan gelar suporter. “Kedepan PSSI tidak boleh memberi gelar ‘Suporter Terbaik’ atau apapun namanya, terpenting membedakan mereka adalah identitas dan kebanggaan. Semua suporter tidak ingin dinilai tidak baik,” pintanya.

“Tidak perlu pula PSSI memberikan gelar ‘klub ter-fairplay‘ atau apapun namanya, sebab yang membedakan mereka adalah prestasi dan peringkat. Sepakbola itu persatuan dan jangan ada yang dihebatkan, pembeda di antara mereka adalah prestasi dan posisi klasemen,” tegas pria yang akrab disapa AQ.

Dari itu pihaknya mengajak semua elemen suporter agar sama-sama menahan diri dan tetap menaruh respect antara satu dengan lainnya. “Kepada para suporter, sepakbola itu indah dan jangan dibuat menakutkan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar