Olahraga

Teror Aremania Bikin Mental Pemain PSS Runtuh

Dukungan Aremania di laga kontra PSS Sleman.

Malang (beritajatim.com) – Tim promosi PSS Sleman kalah dengan skor telak 4-0 atas Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa, (24/9/2019). Faktor mental mempengaruhi permainan Elang Jawa.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengatakan, timnya tertekan oleh Aremania saat bertanding melawan Arema FC. Penyebabnya adalah teror yang dilakukan oleh Aremania kepada pemain PSS.

Salah satunya adalah aksi psywar dengan menyalakan kembang api pada malam hari di tempat penginapan pemain PSS. Saat di stadion pun, Aremania terus bernyanyi mendukung Arema FC. Sederet aksi teror inilah yang membuat mental pemain PSS runtuh.

“Selamat buat Arema, mungkin ada faktor psikis. Pemain terpengaruh semalam ada faktor di luar teknis itu jadi evaluasi kami. Harapanya pemain siap mengahdapi situasi apapun,” ujar Seto.

Empat gol Arema FC masing-masing dicetak oleh Makan Konate melalui eksekusi tendangan penalti pada menit ke 27. Gol kedua Arema dicetak oleh Ridwan Tawainela melalui sundulan memanfaatkan bola liar pada menit ke 38.

Di babak kedua meski sudah unggul 2-0, Arema FC tidak mengendurkan serangan. Justru Arema FC menambah keunggulan melalui Rivaldy Bawuo pada menit ke 58 dan Hanif Sjahbandi dengan sepakan keras pada menit ke 67.

“Gol pembuka di pertengahan babak pertama itu membuat semangat pemain Arema meningkat. Sebaliknya kita, dari awal psikis terganggu dengan penalti itu semakin terganggu. Bahkan setelah gol itu kami bermain tanpa pola dan kemasukan gol selanjutnya,” kata Seto.

Seto mengatakan, semua rencana yang telah dia susun buyar saat menghadapi semangat juang pemain Arema FC. Dia menyebut, permainan timnya seperti tanpa pola sejak pertengahan babak pertama hingga pertandingan berakhir.

“Di babak pertama kami sebenarnya lumayan, cukup mengimbangi tapi setelah gol kami kacau. Mulai pertengahan babak pertama sampai akhir. Di pertandingan ini Arema cukup bagus, punya motivasi tinggi dan serangan balik yang bagus,” tandasnya. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar