Olahraga

Tekan Penyebaran Covid-19, Lapangan Thor Surabaya Ditutup

Surabaya (beritajatim.com) – Meski Pemerintah Kota Surabaya tidak memberlakukan lockdown pada daerahnya, namun beberapa tempat keramaian di kota Pahlawan mulai membatasi adanya interaksi.

Kini bukan hanya akses jalan raya dan pusat perbelanjaan di Kota Surabaya yang mulai menurun  intensitasnya karena kasus penyebaran virus corona yang semakin meningkat.

Salah satu lapangan olah raga yang kerap kali ramai digunakan warga Surabaya untuk melakukan aktivitas di Lapangan olah raga  Thor ditutup.

Berdasarkan pantauan, di depan pintu masuk lapangan Thor sudah ada papan tulisan yang cukup besar, yang menginformasikan jika Lapangan Thor steril mulai 16 maret hingga kabar berikutnya.

Bahkan di papan ini dituliskan jika lapangan ini ditutup untuk antisipasi Covid 19 atau corona maka lapangan ini tidak didiperbolehkan ada kegiatan.

Salah satu atlet puslatda Jatim, Sefari yang tiap hari harus berlatih di lapangan ini pun harus rela berpindah tempat mencari lapangan lain. Bahkan sebelumnya para atlet ini dijadwalkan ada tes lari, namun atas himbauan ini para atlet ini akhirnya berpindah ke lapangan koni atau lapangan Bumimoro.

“Kita baru tahu kalau d tutup setelah ada pemberitahuan, kita kira surabaya kan ngga kena lockdown dan lapangan tetap buka seperti biasa ternyata tutup ya akhirnya kita pindah ke lapangan Koni kalau tidak di Bumimoro,” ucap Sefari, Kamis (19/3/2020).

Hal senada, dikatakan oleh Nanda,  satu satu warga Surabaya yang sering jogging ditempat ini. ia mengaku sempat tertipu ketika sampai di lapangan ternyata tutup akhirnya balik. Karena ini baik juga untuk antisipasi tidak terlalu bersinggungan dengan banyak orang, hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi  penyebaran virus.

“Saya biasanya jogging disini, pas kesini ternyata tutup ya sudah untuk sementara berdiam diri dirumah dulu sampai menurun kondisi penyebarannya,”ungkapnya.

Diketahui tak seperti biasa, suasana di Kota Surabaya pun berubah sejak adanya penyebaran virus corona yang mulai masuk ke Kota Surabaya seja senin lalu. Jika biasanya terlihat kendaraan beroda dua dan empat berlalu lalang hingga mengalami kepadatan di beberapa ruas jalan kali ini lenggang. Bahkan beberapa pusat keramaian seperti kedai kopi dan ruang baca pun lebih memilih menutup hingga waktu yang tak bisa ditentukan. [way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar