Iklan Banner Sukun
Olahraga

Tandang ke PSIM Yogyakarta, Persela Lamongan Ingin Curi Poin

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan bakal melawan PSIM Yogyakarta, dalam laga lanjutan pekan keenam Liga 2 2022-2023, di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Selasa (27/9/2022) pukul 15.30 WIB. Diketahui, laga PSIM kontra Persela ini bakal digelar tanpa penonton.

Ini lantaran tuan rumah mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI atas tindakan suporternya yang melakukan perusakan fasilitas Stadion Patriot Candrabhaga saat laga kontra FC Bekasi City, pada pekan keempat Liga 2, Senin (19/9/2022) lalu.

Kini, PSIM dan Persela merupakan dua tim yang sama-sama bersaing di papan tengah. PSIM berada di peringkat 6 dengan raihan 6 poin, sedangkan Persela menempel ketat di urutan ke 7 dengan koleksi 5 poin. Oleh karenanya, banyak yang memprediksi jika laga PSIM kontra Persela ini akan berlangsung sengit dan menarik.

“Tentu pertandingan melawan PSIM ini sama pentingnya dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya ya, apalagi kami di pertandingan-pertandingan awal sudah terlalu banyak kehilangan poin. Tentu kami ingin mencuri poin di pertandingan melawan PSIM besok,” ujar Pelatih Persela, Fakhri Husaini.

Agar mampu mencuri poin itu, pelatih kelahiran Lhokseumawe, Aceh ini menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi andalannya agar anak asuhannya mampu tampil maksimal dan bisa meredam agresivitas tim tuan rumah.

“Tentu kemenangan yang diraih atas Persekat Tegal bisa menjadi motivasi PSIM untuk raih poin penuh juga. Hanya saja kami perlu sampaikan bahwa kami juga punya keinginan yang sama untuk meraih kemenangan di sini (kandang PSIM). Kami sudah mempersiapkan semua aspek, semua pemain berada dalam kondisi yang sangat siap untuk bertanding melawan PSIM,” terangnya.

Sementara terkait laga yang bakal digelar tanpa penonton, Fakhri menilai bahwa situasi tersebut bukanlah sebuah keuntungan bagi tim asuhannya. Menurutnya, tanpa penonton ini justru membuat pertandingan terasa hambar, bagai sayur tanpa garam.

“Kehadiran penonton itu memberikan kemeriahan dan gairah tersendiri dalam pertandingan sepakbola. Tapi yang lebih dominan untuk menentukan hasil pertandingan adalah 22 pemain yang berada di lapangan. Jadi saya kira tidak sedikitpun terpikirkan oleh kami untuk memanfaatkan situasi tanpa penonton ini untuk mencari keuntungan,” bebernya.

Lebih lanjut, Pelatih berusia 57 tahun itu berharap, seluruh pemain Persela tetap akan fokus dan memberikan performa terbaik, meskipun laga kontra PSIM tersebut tidak dihadiri penonton dari kedua belah suporter.

“Kami berharap pertandingan ini bisa berjalan lancar dan sukses. Tentu saya berharap Persela bisa meraih kemenangan,” tandas Fakhri.

Sekadar diketahui, kondisi mentalitas kedua tim saat ini bisa dibilang sedang dalam kondisi yang baik. Mengingat, keduanya sama-sama baru saja meraih kemenangan perdana.

Persela mencatatkan kemenangan perdana di Liga 2 setelah menumbangkan Persipa Pati dengan skor 2-1 di Stadion Surajaya, Kamis (22/9/2022). Sedangkan kemenangan perdana PSIM diraih saat menjamu Persekat Tegal pada Jumat (23/9/2022), dengan skor 3-1.

Kemenangan atas Persipa tersebut menjadi modal berharga bagi skuat Laskar Joko Tingkir. Mereka pun bertekad untuk melanjutkan tren positif saat bertandang ke markas Laskar Mataram. [riq/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar