Olahraga

Tahun Depan, Liga Surfing Dunia Digelar di G-Land

Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kepastian dipilihnya pantai G-Land sebagai tempat liga surfing dunia telah disampaikan oleh perwakilan World Surf League (WSL). Mereka datang ke Banyuwangi untuk bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas dan memaparkan beberapa rencana mengenai niatnya.

“Kita dengan asosiasi dunia bertemu untuk audiensi dengan Bapak Bupati, dan responnya sangat positif. Jadi tahun 2020 akan diadakan Kejuaraan dunia surfing di Pantai G-Land atau Plengkung. Dan ini satu-satunya tujuan kita datang ke sini untuk meminta restu untuk event ini, kalau tidak ada restu ya tentunya tidak akan suskes event nanti,” Director WSL Indonesia, Tipi Jabrik, Kamis (31/10/2019).

Pihak WSL juga telah menentukan waktu pelaksanaannya. Tahun depan, surfing di pantai yang masuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo itu akan digelar pada bulan Juni.

“Jadi tahun depan rencananya akan dilaksanakan pada 4-14 Juni 2020,” jelasnya.

Tipi menjelaskan, jumlah peselancar yang masuk di liga ini memang tidak banyak. Tapi, kualitas dan kompetisi yang dihadirkan skala dunia.

Tipi Jabrik Director World Surf League (WSL) Indonesia saat di Banyuwangi.

“Ada 36 surfer laki-laki dan 18 surfer perempuan. Memang tidak banyak karena ini liga jadi kualifikasinya juga ketat. Seperti MotoGP jumlah pebalapnya kan sedikit tidak ratusan, tapi di situ ada Valentino Rossi ataupun Marquez kan nama yang akan membawa event skala terbaik di dunia,” katanya.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik rencana tersebut. Ini akan menambah deretan kompetisi kelas dunia yang digelar di Bumi Blambangan.

“Sempat kesulitan mengadakan itu karena cost nya mahal, kita harus menyiapkan Rp 30 Milyar. Tapi, hari ini kita kedatangan mereka federasi surfing dunia dan mereka menyampaikan kepada saya, dan hebatnya lagi mereka akan mensupport pendanaan sekitar US 2,5 juta,” katanya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar