Olahraga

Sutiaji Anggap Pihak Yang Tidak Ingin Arema Bersatu Sebagai Pengkhianat

Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana dan Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menemui masa aksi Aremania.

Malang(beritajatim.com) – Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana dan Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menemui masa aksi Aremania. Demonstran yang mengatasnamakan Make Malang Great Again (MMGA) menuntut dualisme tim Arema berakhir.

Aksi damai dilakukan dengan longmarch dari Stasiun Malang dan melakukan orasi di depan Gedung DPRD Kota Malang. Tuntutan utama adalah mengakhiri dualisme tim Arema selama 9 tahun. Cara yang dilakukan adalah mendesak Yayasan Arema untuk turun ke Malang bertemu dengan Aremania.

Sebab, Yayasan dianggap sebagai otoritas yang bertanggungjawab tentang nasib Arema yang didirikan oleh Brigjend Acub Zaenal dan putranya Lucky Adriananda Zaenal pada 11 Agustus 198 silam. Sementara kondisi saat ini ada dua tim Arema. Masing-masing Arema FC di Liga 1 dan Arema Indonesia di Liga 3.

Aremania.

“Siapa yang tidak menghendaki bersatunya Arema, berarti dia adalah penghianat-penghianat Arema. Kedatangan Aremania, karena niat yang suci, niat yang murni, bahwa ingin mempersatukan orang yang berseteru itu niat yang mulia,” kata Sutiaji dihadapan Aremania, Senin, (16/11/2020).

Sutiaji mengatakan, setelah bertemu dengan perwakilan Aremania Pemerintah Kota Malang berjanji akan menelusuri keberadaan Yayasan Arema. Bahkan, Pemkot Malang berjanji pekan depan akan memastikan status Yayasan Arema termasuk orang-orang yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham RI. “Intinya satu, Minggu depan sudah ada kepastian. Siapa sih sebetulnya orang-orang yayasan. Akan kita lacak, yang terdaftar di Kemenkumham, siapa yang sesungguhnya Yayasan Arema,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, ada pihak-pihak yang senang dengan kondisi dualisme di tubuh Arema. Sebab, Aremania terpecah masing-masing dukung Arema Indonesia dan Arema FC. Dia pun berharap Arema bersatu sebab spirit warga Malang yang diusung adalah Arema dari Malang untuk Indonesia.

“Orang di luar senang, bahwa Arema pecah. Kita ingin Arema tetap kuat dan jaya. Bahwa Arema dari Malang, untuk Indonesia dan dunia bukan omong kosong. Kita tunjukkan bersatunya Arek-arek Malang, demi yang kita cintai,” tandas Sutiaji. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar