Olahraga

Suporter PSIM Jogja Terkepung di Taman Tirtoyoso Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Seribuan orang pendukung PSIM Yogyakarta dalam kondisi ‘terkepung’ di Taman Tirtayasa Kota Kediri. Suporter berjuluk Brajamusti ini terpukul mundur saat terlibat bentrok dengan Persikmania, pendukung Persik Kediri.

Sementara itu, aparat gabungan dari Polresta Kediri, Brimob, Kodim 0809 Kediri dan Satpol PP berusaha memisahkan kedua kubu. Mereka berjaga di pintu gerbang Taman Tirtayasa Kediri.

Dalam dialog negosiasi dengan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Persikmania menolak meninggalkan lokasi dengan alasan menuntut pertanggung jawaban dari insiden tersebut.

“Bagaimana dengan sepeda motor kami yang dirusak. Kami disuruh pulang, tetapi bagaimana caranya. Kendaraan kami semua kondisinya rusak,” seru para Persikmania.

Mereka meminta suporter PSIM Jogja minta maaf dan bertanggungjawab atas kerusakan kendaraan yang terpakir di area Taman Tirtayasa. Tidak tanggung-tanggung, ada 231 unit sepeda motor yang rusak dan dua diantaranya dalam kondisi terbakar.

Polisi menemukan senjata tajam yang dibawa suporter. [Foto: Nanang/beritajatim]
Sementara itu, hingga kini di sekeliling pagar pembatas taman dipenuhi suporter Persik Kediri. Mereka terus berteriak mengecam tindakan Brajamusti (pendukung PSIM) yang diduga menjadi pelaku perusakan dan pemicu bentrokan.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menyatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mencari tahu pelaku perusakan dan dalang kerusuhan. “Saya bekerja atas nama Undang-undang akan menindak tegas pelakunya. Tentang kendaraan yang didalam, masih dalam proses olah TKP,” kata AKBP Anthon Haryadi.

Sementara itu, dalam sweeping yang dilakukan polisi, berhasil menemukan benda-benda berbahaya dari tangan suporter. Seperti, samurai, celurit, bom molotov, ketapel, petasan, pentungan serta sejumlah botol berisi minuman keras. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar