Olahraga

Suporter Lempar Botol, Persela Didenda Rp 25 Juta

Lamongan (beritajatim.com) – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan denda Rp25 juta kepada Persela Lamongan pada Jumat (9/9/2022) lalu. Hal ini buntut dari adanya insiden pelemparan botol air mineral yang dilakukan suporter Persela Lamongan.

Insiden pelemparan itu tepatnya terjadi saat Persela Lamongan menjamu Persikab Kabupaten Bandung pada Minggu (4/9/2022) lalu, di Stadion Surajaya Lamongan.

Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal saat dikonfirmasi membenarkan insiden ini. Oleh karenanya, pihaknya mengaku langsung memberikan teguran terhadap Panpel Persela Lamongan.

Tak cukup itu, ungkap Fariz, pihak manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini juga sudah melakukan evaluasi dan pembenahan atas insiden yang terjadi kala itu.

“Iya mas, setelah kejadian itu, Panpel langsung kita tegur, diperingatkan dan juga kita evaluasi,” kata Fariz saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Senin (12/9/2022).

Lebih lanjut, Fariz juga meminta kepada para suporter Persela, baik LA Mania maupun Curvaboys agar tak mengulangi aksi pelemparan botol tersebut. Pasalnya, insiden itu sangat merugikan tim kebanggaan masyarakat Lamongan.

“Semoga insiden itu tak terulang kembali. Mari kita dukung Persela Lamongan dengan cara yang baik, semoga Persela bisa meraih prestasi yang membanggakan dan bisa kembali berlaga di Liga 1,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PSSI menemukan ada dua aksi pelanggaran berupa pelemparan botol yang dilakukan oleh suporter dari tribun barat atau sebelah tribun VIP, stadion Surajaya Lamongan.

Kala itu, Persela Lamongan yang tampil di kandang sendiri harus dipermalukan oleh tim tamu Persikab Bandung dengan skor 2-3 dalam laga pekan kedua Liga 2 musim 2022-2023, pada Minggu (4/9/2022), malam lalu.

Atas pelanggaran itu, klub Persela Lamongan dikenakan Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 jo Pasal 13 Ayat 2 dan Ayat 3 tentang Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 dengan denda sebesar Rp25 juta.

Nantinya jika pelanggaran semacam ini masih dilakukan oleh suporter Persela, maka pihak manajemen akan terancam menerima hukuman atau sanksi yang lebih berat dari PSSI.[riq/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar