Olahraga

Suporter Berulah, Persewangi Didenda Rp5 Juta

Suporter Persewangi Banyuwangi masuk lapangan saat pertandingan berlangsung di babak kedua melawan PSIL Lumajang di Stadion Diponegoro, Minggu (1/9/2019). [Foto: rindi/beritajatim]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Manajemen Persewangi Banyuwangi harus membayar denda dari yang diputuskan oleh Komite Disipilin PSSI Jawa Timur. Keputusan itu tertuang dalam surat resmi Nomor : 048/Komdis/PSSI-Jatim/IX/2019 Tanggal, 2 September 2019.

Isinya, Persewangi didenda sebesar Rp 5 juta akibat ulah pendukungnya. Dalam surat itu juga menuliskan sejumlah fakta pada saat tim berjuluk Laskar Blambangan menjamu PSIL Lumajang, komdis mendapati
penonton pendukung Persewangi Banyuwangi yang berada di tribun bagian kanan atau selatan dan depan menyalakan suar (flare).

Atas kejadian itu, berdasarkan alat bukti sah yang diajukan dalam persidangan diperoleh fakta hukum, bahwa benar telah terjadi perilaku buruk pendukung menggunakan benda yang mengandung api yakni suar (flare), sebagaimana dimaksud pasal pasal 70 angka (1) jo. angka (2) Kode Disiplin PSSI.

Atas pelanggaran tersebut, tim yang diperkuat Trubus Gunawan dan kawan-kawan itu harus dihukum sesuai dengan ketentuan pasal 70 angka (4) jo. Pasal 13 angka (2) dengan denda sebesar Rp 5 juta.

Meski kecil nilainya, tapi ini sebuah kerugian sekaligus mengganggu neraca financial bagi tim dari Bumi Blambangan itu. Seharusnya, kondisi ini tidak akan terjadi jika pendukung Persewangi mampu berperilaku dewasa.

Beban juga harus ditanggung The Lasblang julukan lain Persewangi. Karena pelatih Gusnul Yakin terpaksa tidak dapat mendampingi tim lantaran mendapat kartu merah saat pertandingan kandang terakhir. [rin/suf]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar