Olahraga

Sunardi Siap Serahkan Yayasan Persid Jember Asal Diminta Bupati

Pemain Persid merayakan kemenangan 5-1 atas Persebo Muda (foto: humas Persid)

Jember (beritajatim.com) – Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi akan merangkul kelompok suporter Berni. Namun dia tak akan menyerahkan Yayasan Persid Jember kepada pemerintah daerah, kecuali diminta oleh bupati.

Sunardi siap menjalin komunikasi dengan Berni untuk memperbaiki hubungan, setelah aksi boikot suporter terhadap klub Persid dalam kompetisi Liga 3 2019. Berni memboikot karena menuntut pembubaran Yayasan Persid Jember dan dikembalikannya pengelolaan Persid kepada bupati. Yayasan Persid Jember adalah badan hukum yang menaungi klub sepak bola Persid, yang berdiri sejak 2011. Suporter menuntut pembubaran, karena menganggap yayasan tersebut telah gagal membesarkan Persid.

“Kami akan undang, kami akan ubah pola komunikasi. Apa sih maunya suporter? Kami akan mengikuti mereka agar situasi kondusif. Kalau yang sekarang kan sudah berlalu. Posisinya sama-sama sulit, di sini (Yayasan) bertahan, di sana (suporter) bertahan. Dibiarkan, semuanya kan jatuh. Ke depan, kami akan undang. Kami akan ikuti agar Persid Jember betul-betul didukung pecinta yang maniak bola. Suporter Berni kan sudah luar biasa,” kata Sunardi.

Namun ini bukan berarti Sunardi akan menuruti keinginan suporter begitu saja untuk membubarkan Yayasan Persid Jember. “Kalau pengembalian Persid ke bupati, kita menyalahi aturan. Tidak bisa. Kalau yang lainnya monggo. Kalau memang ada perwakilan suporter mau di Yayasan, monggo,” katanya.

“Tapi kalau ini (Persid) diminta oleh bupati, saya serahkan. Kalau tidak diminta ya tidak saya serahkan. Kalau saya serahkan, melanggar aturan. Kalau melanggar aturan kan ya kasihan dong. Saya yang paham, apalagi saya anggota DPRD, kasihan juga,” kata Sunardi. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar