Olahraga

Sudah Tua, Ketua Umum Berni Tak Berambisi Masuk Yayasan Persid Jember

Keta Umum Berni, Agus Rizky

Jember (beritajatim.com) – Agus Rizky, Ketua Umum Berni, kelompok suporter klub sepak bola Persid di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tak berambisi menjadi bagian dari komposisi baru Yayasan Persid Jember.

“Maaf saya tidak ambisi. Saya sudah berkomitmen kepada senior-senior dari Berni, bahwa saya tidak akan melanjutkan kiprah saya sebagai anggota yayasan,” kata Agus kepada¬†beritajatim.com, Sabtu (19/6/2021).

“Jika toh dari Berni diberi kepercayaan (masuk dalam struktur baru yayasan), saya akan menunjuk dari (anggota) yang muda, yang lebih enerjik, tidak cari panggung, dan yang punya komitmen bahwa dia bagian dari Berni. Saya sudah merasa tua. Saya akan di pinggir saja,” kata Agus.

Agus sebelumnya adalah bagian dari dewan pembina Yayasan Persid Jember. Selama dua tahun terakhir, konflik internal terjadi antara kepengurusan Yayasan Persid Jember yang diketuai Sholahuddin Amulloh alias Jo dengan Sunardi, salah satu anggota DPRD Jember. Gara-gara konflik ini, Persid terancam gagal mengikuti kompetisi Liga 3 tahun ini, karena PSSI Jawa Timur menolak keikutsertaan klub tersebut jika masih ada dualisme.

Setelah Bupati Hendy Siswanto turun tangan, Dewan Pembina Yayasan Persid Jember sepakat menyerahkan pengelolaan Persid. Namun belakangan setelah tak ada satu pun bagian dari dewan pembina dan dewan pengawas yayasan sebelumnya yang masuk dalam struktur baru, situasi kembali menghangat.

“Harus ada komitmen jelas, bahwa bupati berjanji akan menggabungkan semua kubu. Jangan seenaknya dihilangkan. Masa tidak ada satu pun dari kita,” kata Agus.

Sebenarnya Jo kembali masuk dalam formasi baru yayasan sebagai sekretaris pengurus harian. Ia juga adalah tokoh Berni. Namun Agus justru menampiknya, sehingga namanya dicoret. “Ketika Jo dimasukkan masuk ke sana, bagaimana dengan pihak Pak Sunardi?” katanya.

Agus menyodorkan nama Suparno, Wagino, dan Septafani Rahmansyah. Septafani sebelumnya menjabat ketua dewan pengawas yayasan. ia juga sempat hadir dalam pertemuan dengan bupati di Pendapa Wahyawibawagraha untuk membahas nasib Persid, Minggu (6/6/2021). [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar