Iklan Banner Sukun
Olahraga

Situasi Mendesak, DPRD Jember: Selesaikan Segera Renovasi Venue Porprov Jatim

Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda

Jember (beritajatim.com) – Komisi A DPRD Kabupaten Jember mendesak para rekanan segera menyelesaikan perbaikan enam arena (venue) yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, 25 Juni – 3 Juli 2022.

“Ini situasinya mendesak, karena memang pembukaan pada 25 Juni. Kontrak 11 Juni sudah harus sudah selesai, karena biasanya atlet harus melakukan penyesuaian di lapangan sebelum bertanding,” kata Ketua Komisi A Tabroni, dalam rapat dengar pendapat di ruang Komisi A, Senin (23/5/2022).

Hal serupa juga dilontarkan Nur Hasan, anggota Komisi A. “Porprov ini wajah Jember. Tolong bagaimana tiga minggu ini harus selesai,” katanya.

Perbaikan sebagian besar venue di Jember memang masih di bawah 50 persen hingga hari ini. Hanya perbaikam GOR Argopuro dan GOR PKPSO Kaliwates yang sudah melebihi 50 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Jember Rahman Anda mengatakan, renovasi GOR argopuro sudah terealisasi 81,78 persen. “Kami sudah cek. untuk pengecatan di dalam ruangan insya allah sudah selesai minggu ini dan sudah mulai porses pembersihan. Sebagian di samping luar ada pengecatan. Sisanya untuik tampilan depan,” katanya.

Sementara itu, renovasi kolan renang Kebunagung baru terealisasi 45,09 persen. “Pekerjaan yang sudah dilaksanakan adalah perbaikan kamar mandi. Yang belum diselesaikan adalah pembuatan pagar di belakang, dan yang menunggu adalah pembuatan starting block. Ini insya allah pada akhir Mei ini sudah proses penyelesaian starting block,” kata Rahman.

Sementara itu, capaian renovasi GOR PKPSO sudah terealisasi 64,9 persen. Rekanan sudah memperbaiki kamar mandi dan ruang VIP atas. “Pemasangan keramik dan urinoir di kamar mandi insya allah Minggu sudah selesai. Ini yang pekerjaan besar adalah perbaikan lantai lapangan yang kemarin sudah dilakukan,” kata Rahman.

Lapangan tenis PKPSO baru direnovasi 38 persen. “Sabtu sudah dilakukan pengecoran total untuk satu line dari tiga line yang diperbaiki. Sabtu dilakukan pengecoran. Dua line akan dicat. Insya allah minggu ini sudah proses sambil menunggu umur dan kekuatan beton yang satu line, yang dua dikerjakan dulu. Kemudian perbaikan pagar kawat sudah proses pembuatan di pabrikasi, ditargetkan minggu ini proses pengiriman di lapangan,” kata Rahman.

Capaian yang sangat jauh dari tarhet adalah pembuatan lintasan atletik di Stadion Jember Sport Garden. Rahman mengatakan, di JSG ada pembuatan lintasan sintetis untuk lari dan pembuatan lapamgan untuk atletik di belakang gawang. “Di belakang hawang kita memakai bahan atau material dari gravel dan ini progresnya sudah selesai pengerukan,” katanya.

“Sementara untul lintasan sintetis kemarin sudah pengukuran dan penghitungan bersama volumenya. Alhamdulillah sudah clear kaitan dengan volume yang akan dikerjakan. Ini sekarang proses pengiriman bahan dan alat dari vendor atau aplikator. Progress lintasan atletik terealisasi 1,1 persen dari rencana 20 persen. Jadi ada deviasi 18 persen,” kata Rahman.

Sunardi, anggota Komisi A dari Gerindra, kecewa karena rapat dengar pendapat yang membahas masalah venue ini tidak dihadiri direktur masing-masing perusahaan rekanan. Rekanan hanya mengutus pelaksana di lapangan.

“Ini sangat urgen, terkait dengan nama Jember. Jangan sampai gagal apa yang telah menjadi program dan sudah dianggarkan. Namanya urgen, tidak seperti proyek biasanya. Kalau hanya pelaksana, tidak punya (kewenangan mengambil) keputusan. Kita ini cari policy di waktu yang sangat mendesak,” kata Sunardi

Sunardi berharap agar Komisi A kembali mengundang para direktur perusahaan yang menjadi rekanan perbaikan venue. “Jadi kita tahu maunya seperti apa. Ini sangat sangat mendesak. Kalau tidak selesai, wah. Padahal sudah dianggarkan. Seandainya tidak mampu, kemarin kenapa kok mau (mengerjakan renovasi). Paling tidak ada punishment, CV-nya dianggap kurang baik,” katanya.

“Kita ini berkumpul mencari win win solution. Tapi yang datang kok pelaksana? Saya kan heran. Di sini Komisi A lengkap. Kemarin di lapangan kita sudah bertemu dengan pelaksana. Tapi ketika diundang untuk berpikir, di sinilah tempat diskusi panjang. Kalau direktur (yang datang) kan enak. Ini diundang resmi untuk menghadiri pertemuan hari ini,” kata Sunardi. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar