Olahraga

Siswa SMP Islam Turen Juara O2SN Pencak Silat Malang Raya

Malang (beritajatim.com) – Pelajar SMP Islam Sawahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, mencatatkan prestasi dibidang olahraga beladiri Pencak Silat.

Pelajar berprestasi itu bernama Ahmad Aji Kusuma. Ahmad Aji keluar sebagai Juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Malang Raya selama dua kali berturut-turut. Ahmad Aji juga mencatatkan rekor sebagai Juara Api Cup (Al Hidayah Putra Indonesia Malang Raya) dibidang bela diri.

Ahmad Aji Kusuma saat ini tercatat sebagai siswa kelas IX SMP Islam Sawahan, Turen, menjadi wakil Kabupaten Malang, untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Jawa Timur, pada 16 Juli nanti. Remaja berusia 13 tahun ini, akan turun dalam cabang olahraga pencak silat.

“Pada O2SN Jawa Timur ini, adalah untuk yang kali pertamanya bagi Ahmad Aji Kusuma. Semoga dia bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Malang,” ujar Moch Bakhnur Darfian, pelatih Ahmad Aji Kusuma, Selasa (9/7/2019).

Menurut Bakhnur, Aji, sapaan akrabnya merupakan salah satu atlet pencak silat terbaik Kabupaten Malang. Remaja kelahiran tahun 2006 itu, merupakan juara bertahan kejuaraan Alhidayah Putra Indonesia (API) Cup di Malang Raya. Selama dua tahun berturut-turut Aji menyabet juara I.

Selain itu, remaja asal Dusun Prembangan, Desa Sawahan, Kecamatan Turen ini, juga menjadi juara I untuk O2SN tingkat Kabupaten Malang, pada 18 April 2019 lalu. Dengan prestasi yang didapat itulah, Aji kemudian terpilih sebagai wakil Kabupaten Malang, untuk O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Kejuaraan O2SN tingkat Jawa Timur, nantinya akan diselenggarakan selama enam hari. Mulai dari tanggal 16 sampai 22 Juli,” tuturnya.

Pada O2SN tingkat Jawa Timur, lanjutnya, Aji akan turun dalam kelas seni dan kelas E tanding, dengan berat badan 42 – 45 kilogram. Sebagai persiapannya, selain mengasah tanding dengan latihan secara berkala, juga menyiapkan fisik. Terutama teknis dan taktik bertanding.

“Karena pada O2SN Jawa Timur nanti, lawan tanding yang akan dihadapi tidak mudah. Lawannya adalah atlet terbaik dari kota dan kabupaten se-Jawa Timur,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar