Olahraga

Sirajuddin Tetap akan Daftarkan Persid Atas Nama Bupati Jember

Jember (beritajatim.com) – Sirajuddin, anggota Dewan Pembina Yayasan Persid Jember, percaya klub Persid Jember, Jawa Timur, tetap akan bisa mengikuti kompetisi sepak bola Liga 3, kendati tiga anggota dewan pembina tak menandatangani berita acara penyerahan yayasan kepada bupati di hadapan notaris.

Tiga anggota itu mempertanyakan komitmen bupati untuk mengakomodasi perwakilan dari kubu-kubu yang berkonflik, yakni kepengurusan Yayasan Persid Jember yang diketuai Sholahuddin Amulloh alias Jo dengan Sunardi, salah satu anggota DPRD Jember. Gara-gara konflik ini, Persid terancam gagal mengikuti kompetisi Liga 3 tahun ini, karena PSSI Jawa Timur menolak keikutsertaan klub tersebut jika masih ada dualisme.

Berbeda dengan tiga pembina lainnya, yakni Suparno, Agus Rizky, dan Wagino, Sirajuddin mengaku sudah berbicara dengan Bupati Hendy Siswanto. “Kalau saya, saya serahkan kepada bupati semua. Saya sudah berkomunikasi baik dengan Pak Bupati. Bupati sudah punya cara. Intinya saya ikut bupati sajalah. Kata kuncinya di situ sudah,” katanya, Sabtu (19/6/2021) malam.

Sirajuddin berpegang pada surat yang dikirimkan Dewan Pembina Yayasan Persid Jember pada 9 Juni 2021. Surat itu mengandung tiga poin. Pertama, menyerahkan Yayasan Persid Jember kepada bupati. Kedua, Dewan Pembina sepakat meminta bupati menjadi ketua pembina Yayasan Persid Jember. Ketiga, memberikan kewenangan sepenuhnya kepada bupati untuk menyusun kembali atau mengganti personel yang ada dalam Yayasan Persid Jember.

Surat itu ditindaklanjuti dengan permintaan tanda tangan berita acara di hadapan notaris yang ditolak tiga pembina. “Soal teman-teman yang tidak tanda tangan, saya belum tahu kenapa. Alasannya ke saya cuma satu: karena tidak ada pengurus pembina lama yang masuk. Kalau tidak ada tinggal ngomong ke bupati, datang baik-baik Insya Allah bupati bijak,” kata Sirajuddin.

Sirajuddin meminta Suparno sebagai ketua dewan pembina yayasan agar berkomunikasi. “Jangan diam wae. Kedua, datangi silaturahim. Insya Allah dengan konsep silaturahim, selesai kok masalah Persid. Jangan kita merasa benar sendiri. Harus benar untuk semua orang,” katanya.

Tenggat pendaftaran kepesertaan Liga 3 adalah 20 Juni 2021. “Saya akan daftarkan. Saya selaku pembina bisa mendaftarkan Persid mewakili bupati. Kenapa tidak? Yang mendaftar kan pembina. Pembina kan banyak. Saya bisa mendaftarkan Persid atas nama bupati,” kata Sirajuddin.

“Selama Pak Bupati belum selesai proses ini (restrukturisasi yayasan, red), Persid dapat didaftarkan oleh pembina. Saya daftarkan dulu, nanti estafet tetap berjalan. Namanya organisasi kan tidak boleh putus,” kata Sirajuddin. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar