Olahraga

Shalfa Avrilia Ditampung di Puslatda Jatim untuk PON Papua 2020

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah melakukan mediasi dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung, atlet senam lantai jebolan Pelatnas ini rencananya akan dikembalikan sebagai atlet Puslatda Jawa Timur. Dia dipersiapkan untuk Pekan Olah Raga Nasional Papua XX 2020 mendatang.

Khofifah Indar Prawansa usai mediasi selama dua jam kepada para media ia menjelaskan jika Shalfa Avrilia tetap masuk dalam atlet Puslatda Jawa Timur yang dipersiapkan untuk PON Papua tahun depan.

Namun Shalfa masih butuh waktu untuk mengambil keputusan, apakah akan meneruskan prestasinya sebagai atlet atau ada keputusan lain.

“Saya tadi tanya apa cita-citamu yang ingin diwujudkan, ia menjawab atlet senam. Maka dia harus memutuskan apakah kembali sebagai atlet puslatda bertanding di PON besok atau ada keputusan lain,” ucap Khofifah, Senin (2/11/2019).

Sementara itu, hal senada dikatakan Erlangga Satriagung. Ketua KONI Jawa Timur ini mengatakan akan memproses administrasi Shalfa Avrila untuk kembali menjadi atlet Puslatda Jatim.

Hal ini tentu butuh proses. Tetapi yang paling utama adalah mengembalikan psikis sang atlet usai dilakukan sanksi oleh Pelatnas.

“Shalfa ini sebenernya atlet puslatda Jatim yang diambil Pelatnas, nah dengan kejadian ini dia bisa kembali ke puslatda untuk persiapan PON Papua tahun depan. Pelan-pelan kami akan kembalikan psikisnya,” ucap Erlangga.

Sementara itu, pihak KONI Jatim akan berkoordinasi kembali dengan Shalfa untuk proses persiapan PON Papua mendatang, terutama soal tempat berlatih. KONI Jatim akan mempertimbangkan tempat latihan puslatda Jatim Senam lantai untuk Shalfa. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar