Iklan Banner Sukun
Olahraga

PON XX Papua

Sepatu Roda Marathon 42.000, Yossy Sumbang Emas untuk Jatim

Papua (beritajatim.com) – Di cabang sepatu roda, Yossy Aditya Nugraha perkasa kembali meraih medali emas. Ia merebut emas keduanya di nomor marathon 42.000 m di lintasan Jembatan Merah, Jayapura.

Medali perak diraih Jawa Tengah melalui atletnya, Mochamad Zulfikar, yang hanya terpaut 15 detik atau 1 jam 7 menit 54,55 detik. Sementara perunggu diraih Barijani Mahesa Putra asal DKI Jakarta (1 jam 7 menit 54,59 detik).

Pada nomor marathon 42 km ini, Jawa Timur menurunkan atlet, Yossy, Jitasabha Nikko Amrullah, Rafi, dan Rama

Jalannya lomba berjalan ketat, pada satu putaran pertama para atlet bergerak dalam satu kelompok bersama. Memasuki putaran kedua sejumlah atlet mulai tumbang akibat kelelahan dan adanya masalah di bagian kaki.

Bahkan tak sedikit yang mesti dibawa melalui ambulan akibat tak kuasa lagi untuk berdiri. Para pemain yang tersisa terus berada pada satu kelompok dengan rata-rata kecepatan mencapai 35-45 km/jam.

Hingga garis akhir, pemain yang tersisa terus berada dalam satu kelompok. Yossi Aditya Nugraha yang langsung menggeber kecepatannya pada jarak tersisa satu kilometer, mampu mengungguli lawan-lawannya dan sukses mengamankan medali emas.

Bersama rekannya, Nikko, Raffi, dan Rama bergantian melakukan break, dan kerjasama ini menghasilkan gelar tertinggi di nomor jarak jauh ini.

Yossy sprint di depan, Nikko dan Raffi memberikan jalan bagi Yossy untuk merebut emas. Dan Mahesa dari DKI harus kembali menelan kekalahan setelah dipecundangi atlet asal Malang ini di nomor rellay 3000m.

“Saya berterima kasih yang telah strategi sehingga saya bisa juara, “katanya. Yossy langdung berangkulan dengan dua pelatihnya, Oky dan Falah.

Putra pelatih balap sepeda Suwono ini bangga dengan rekan setimnya yang sejak start bergantian melakukan break.

” Kami dari Jatim ini semua pekerja,” kata Nikko, yang sempat goyang setelah terkena atlet Papua, Indra yang jatuh mengenainya menjelang finish.

Bagi Yossi, dua emas ini belum akhir. Minggu (3/9) ia berjuang kembali bersama Nikko, Raffi, dan Rama untuk nomor terakhir team time trial (TTT) yang akan dilangsungkan di Jembatan Merah road.

Yossy yakin dengan tim Jatim yang solid ini, bisa kembali mempersembahkan prestasi tertinggi.

Pelatih Oky dan Falah mengaku atletnya merupakan “atlet jalanan” dan dibuktikan bisa menguasai lintasan aspal Jembatan Merah.

“Di Waena awalnya atlet kami kesulitan, tapi di lintasan aspal bisa mendominasi, ” kata Falah. Ia berharap di Jawa Timut dibangun lintasan seperti di Papua dan Jakarta. [way/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar