Olahraga

Sempat Unggul, Pacific Caesar Gagal Tundukkan Louvre Surabaya di Derby Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Sempat unggul di dua quarter, Pacific Caesar harus menerima kekalahan atas Louvre Surabaya di quarter tiga dan empat di seri 6 IBL Surabaya, Minggu (8/3/2020). Sebelumnya di quarter satu dan dua, Louvre sempat tertinggal 17 poin. Mereka pun bangkit di kuarter ketiga dan berbalik memimpin laga. Hasil ini membuat Louvre unggul head-to-head (2-0) atas Pacific.

Dari Louvre Surabaya Mike Kolawole mencetak 32 poin dan 10 rebound, lalu Martavious Irving menyumbang 21 poin. Untuk pemain lokal, Daniel Wenas mencetak 15 poin, disusul Dio Tirta yang menyumbang 10 poin. Sedangkan dari kubu Pacific, Luis Jacobo mencetak 28 poin, Taylor Statham menambahkan 12 poin, dan Yerikho Tuasela menyumbang 12 poin.

Pacific melesat 17-6 di tujuh menit kuarter pertama. Lalu dua tembakan tripoin dari Dio Tirta membuat Louvre bisa memperkecil kedudukan menjadi 12-19. Kendati begitu, Pacific tetap bisa unggul 24-14 di akhir kuarter pertama.

Pacific berlari 11-4 di awal kuarter kedua. Ini membuat mereka memimpin 17 poin (35-18). Pacific semakin unggul ketika Anton Waters berduet dengan Taylor Statham. Keunggulan tinggi badan membuat mereka bisa menang dalam perebutan rebound. Namun di sisa tiga menit, Louvre mendapatkan momentum. Dua poin Martavious Irving membuat skor terpaut 11 poin (27-38). Pacific tetap unggul 45-37 lewat aksi fade away jumper dari Anton Waters di akhir kuarter kedua.

Di awal kuarter ketiga sempat terjadi ketegangan antarpemain kedua tim. Taylor Statham diganjar techical-foul oleh wasit. Saat waktu berjalan lima menit, Louvre mampu menyusul 49-53 lewat tembakan bebas Daniel Wenas. Kemudian tripoin dari Irving membawa Louvre hanya terpaut satu poin (52-53). Akhirnya Louvre bisa berbalik memimpin 58-57 lewat fast-break yang diselesaikan dengan slam-dunk oleh Kolawole.

Di awal kuarter keempat, Louvre menguasai permainan. Mereka sempat unggul 10 poin (77-67) setelah Irving mencetak tripoin. Drama masih berlanjut hingga detik-detik terakhir. Saat waktu tersisa empat detik, Luis Jacobo membawa Pacific merapat 83-85. Saat Pacific menjalankan sacrifice-foul, Daniel Wenas mampu mencetak dua poin dari tembakan bebas, sehingga bisa mengamankan kemenangan.

“Kami memang tidak diperkuat Savona Goodman. Sulit juga menghadapi mereka. Tapi saya punya Galank Gunawan. Saya meyakinkan Galank bahwa dia juga bisa menjaga pemain asing, ” kata Andika Supriadi Saputra, kepala pelatih Louvre.

“Saya percaya pemain saya sudah bermain dengan baik. Saya ucapkan selamat untuk tim lawan. Ada sedikit masalah di komunikasi kami, khususnya di babak kedua. Lawan juga berhasil memecah konsentrasi kami,” ujar David Singleton, kepala pelatih Pacific. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar