Olahraga

Sempat Ricuh dan Terhenti 1 Jam, Persela Kalahkan PBLFC 1-0

Lamongan (beritajatim.com) – Dramatis, sempat pertandingan selama satu jam akibat kericuhan supporter yang masuk lapangan, tuan rumah Persela Lamongan mengalahkan Perseru Badak Lampung FC (PBLFC) dengan skor 1-0 di laga kompetisi Liga 1 yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (20/11/2019). Gol semata wayang Persela diciptakan M.Zaenuri di menit 90+2 memanfaatkan tendangan sudut.

Agresivitas permainan Persela terlihat sejak peluit babak pertama dibunyikan. Namun diimbangi oleh tim tamu Perseru Badak Lampung FC (PBLFC). Delapan menit pertama, Persela sudah membuka peluang melalui Alex dos Santos. Tapi sayang, sundulannya masih bisa diamankan kiper PBLFC.

Tim tamu PBLFC memperoleh peluang saat striker impornya Marquinhos yang mendapat umpan terukur melakukan tendangan keras. Namun masih melenceng tipis di atas gawang Persela.

Tuan rumah kembali memperoleh peluang di menit ke-36 saat sontekan Alex dos Santos masih bisa ditepis kiper PBLFC Daryono.

Lima menit menjelang babak pertama akan berakhir, Persela terus mencoba menerobos pertahanan PBLFC. Namun tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir kedudukan sama kuat 0-0.

Babak kedua saling serang antar kedua tim masih terjadi. Berkali-kali pemain Persela mengurung pertahanan PBLFC.

Kendati ditekan oleh Persela, PBLFC berusaha keluar dari tekanan. Mengandalkan serangan balik, pemain depan PBLFC masih gagal membuat peluang.

Pemain Persela Malik Rizaldi memperoleh peluang saat tendangan mendatarnya masih bisa ditepis kiper PBLFC.

Menit ke-69 petaka bagi PBLFC saat pemain Persela Malik Rizaldi dilanggar di kotak penalti oleh pemain PBLFC. Eksekusi penalti yang dilakukan Alex dos Santos masih bisa ditepis kiper PBLFC Daryono.

Pada menit ke-74 pertandingan terhenti hampir 10 menit karena supporter tuan rumah melakukan pembakaran di dalam stadion. Sehingga, wasit yang memimpin pertandingan Dodi Setiawan Purnama asal Bandung menghentikan sementara.

Pertandingan yang sempat terhenti selama satu jam lebih. Akibat kericuhan di lapangan. Wasit Dodi Setiawan akhirnya memimpin pertandingan lagi dengan jaminan aparat keamanan bisa mengamankan di dalam stadion.

Kendati pemain Persela sudah mau masuk lapangan. Sebaliknya, pemain PBLFC enggan mau melanjutkan pertandingan. Setelah terjadi negoisasi akhirnya tim PBLFC mau bertanding lagi melawan Persela.

Menjelang babak pertama akan berakhir. Persela kerap kali menciptakan peluang di mulut gawang PBLFC. Petaka terjadi di menit 90+4 gawang PBLFC akhirnya jebol oleh M.Zaenuri memanfaatkan tendangan sudut. Sehingga kedudukan menjadi 1-0 untuk Persela hingga babak kedua berakhir.

Menanggapi kekalahan ini, pelatih PBLFC Milan Petrovic menuturkan pertandingan itu sangat mencekam dan sudah menunggu satu jam. Hal itu tidak adil karena ada keputusan kontroversial.

“Yang pasti kecewa dengan kepemimpinan wasit yang sangat kontroversial. Soal penalti tidak ada masalah tapi setelah itu ada kericuhan yang membuat semua berubah sampai pertandingan dihentikan,” tuturnya.

Sementara pelatih Persela Nil Maizar mengatakan sangat mengapresiasi pemain tanpa kenal lelah meski pertandingan sempat terhenti.

“Soal penalti tidak masuk ada dua opsi Alex dos Santos dan Kei Hirose. Tapi, saya tidak menyalahkan Alex dan suasananya tegang. Sehingga, bola tak masuk. Tapi bukan kesalahan Alex sebab pemain tidak ingin kalah,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar