Iklan Banner Sukun
Olahraga

Sempat Bermain Cukup Ciamik di Inter Milan, Mengapa Icardi Didepak?

(Foto: Twitter, @PSG_inside)

Surabaya (beritajatim.com) – Mauro Icardi sudah lama diisukan akan hengkang sejak pertengahan musim 2018-2019, akhirnya kepindahan Mauro Icardi terealisasi pada musim 2019/2020. Karena permainan apiknya, Les Parisiens, julukan Paris Saint-Germain pun membeli jasa Icardi di musim panas 2020 dengan mahar sebesar 60 juta euro atau senilai 1 triliun Rupiah.

Icardi yang dulunya jadi andalan Inter Milan sebenarnya punya penampilan yang tidak begitu buruk. Namun, karena satu dua hal, Icardi terpaksa harus hengkang ke klub lain. Hal yang paling nampak jadi penyebab kepindahan Icardi adalah soal negosiasi yang Alot.

Istri sekaligus agen Icardi, Wanda dituding sebagai penyebab utama dari alotnya negosiasi perpanjangan kontrak Icardi yang membuat pihak Inter kesal. Ini bukan hanya omong kosong belaka, sebab dikatakan langsung oleh mantan pemain inter, Antonio Cassano sebagaimana dilansir dari Football-Italia “Orang yang menciptakan bencana ini adalah dia (Wanda). Dia adalah penyebab masalah pada Icardi.”

Diketahui dari rumor yang beredar, Icardi juga terlibat momen perpecahan internal tim. Karena perilaku Icardi yang kurang disiplin, pada pertengahan musim 2018-2019 pihak Inter memutuskan untuk melepas ban kapten Icardi.

Ironisnya, Perisic yang notabene pasangan duetnya di depan gawang justru membentuk sebuah kongsi untuk memusuhi Icardi. Karena dukungan itulah, pihak inter berani untuk mencopot jabatan kapten dari Icardi.

Keberadaan Icardi pun kian tidak aman usai kedatangan striker asal Belgia yaitu Lukaku. Karena susah dibujuk untuk hengkang, akhirnya Inter Milan menyatakan perang terbuka pada Icardi dengan mendatangkan Romelu Lukaku dari Manchester United.

Selain Icardi terasingkan di sesi latihan terutama saat membahas taktik, Inter dengan sengaja memberi nomor punggung 9 pada Lukaku yang dulunya dipakai Icardi demi membuat ia tak betah dan segera hengkang.

Padahal, jika mengenang kebersamaan Icardi dan Inter, ia telah mencatatkan total 219 pertandingan dengan sumbangsih sebanyak 124 gol dan 28 assist di semua ajang. Sementara untuk raihan top skor, Icardi pernah 2 kali mendapatkan gelar itu di Serie A. Itu terjadi pada gelaran musim 2014/2015 dengan 22 gol juga musim 2017/2018 dengan torehan 28 gol. (dan/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar