Olahraga

Semoga Tidak Terjadi Insiden Pemain Tertusuk Tusuk Pentol di SGRP

Pamekasan (beritajatim.com) – Penggunaan Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, sebagai arena Istighasah Kubro bersama KH Ma’ruf Amin, tidak hanya menuai kecaman dan protes.

Namun beberapa pecinta sepakbola Madura, juga memberikan komentar bijak dan jenaka. Sekalipun sebagian besar di antara mereka memberikan komentar berisi kecaman maupun protes.

Salah satunya komentar Ram Halili yang dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) komunitas suporter Taretan Dhibi’ Madura Bersatu, Selasa (19/3/2019). Bahkan ia mengaku beberapa kali mengalami hal serupa di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).

“Yang kita khawatirkan, yang hadir (di SGRP Pamekasan) makan pentol dan tusuk pentolnya dibuang di rumput. Itu sangat membahayakan para pemain,” kata Ram Halili.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap hal tersebut tidak dialami pemain ketika nanti berlaga di stadion yang terletak di Desa Ceguk, Tlanakan. “Naudzubilla min Dzalik, semoga saja tidak terjadi insiden pemain tertusuk tusuk pentol ketika bermain di SGRP,” imbuhnya.

Seperti diketahui, SGRP Pamekasan dijadikan sebagai arena sulaturrahmi ulama, santri dan masyarakat Madura yang dikemas dengan Istighasah Kubro bersama KH Ma’ruf Amin, yang notabene sebagai Calon Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat justru dibiarkan menginjak rumput stadion yang notabene menjadi salah satu fasilitas penting dalam stadion sepakbola.

Bahkan tidak hanya massa yang memadati rumput stadion. beberapa kendaraan (mobil) rombongan pun juga diparkir tepat di depan gawang stadion di dua sisi berbeda di dalam stadion. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar