Olahraga

Seluruh Pemain Akademi Arema FC Wajib Miliki Rapor Kondisi Fisik

Pemain Akademi Arema FC

Malang(beritajatim.com) – Akademi Arema FC memiliki terobosan baru dalam mengembangkan bakat pemain-pemain juniornya. Seluruh pemain Akademi Arema FC kini wajib memiliki catatan kondisi fisik yang dipandu langsung oleh tenaga profesional dari Active Movement.

Praktisi Physical Conditioning Active Movement, Ardhitya Zulfikar Fauzi mengatakan, metode riset tentang kondisi kebugaran pemain dilevel akademi sangat jarang ditemukan di Indonesia. Padahal, menurutnya kondisi fisik masing-masing pemain dapat membantu pelatih dalam menentukan skuat utama.

“Tahap awal adalah assesment kondisi fisik, karena kondisi fisik menjadi faktor pendukung utama untuk pemain sepakbola. Kami membuat instrumen tes kondisi fisik menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di sepakbola,” kata Ardhit, Rabu, (14/8/2019).

Pemain Akademi Arema FC yang menjalani test fisik antara lain, U-16, U-17, dan U-18. Hasil test fisik ini bakal digunakan sebagai rapor pribadi pemain. Rapor itu bakal diberikan oleh Active Movement kepada pelatih, manajemen dan orangtua pemain. Tujuannya, pelatih hingga orangtua mengetahui kelemahan pemain. Sebab, jika memiliki catatan buruk, pemain semakin minim mendapatkan kesempatan bermain.

“Test fisik ini untuk mengetahui kondisi fisik setiap pemain berdasar karakterisitik posisi dan menjadi pegangan pelatih untuk menentukan program latihan fisik selanjutnya. Serta bisa digunakan untuk menentukan komposisi pemain ketika pertandingan serta pertanggungjawabkan ke manajemen dan orangtua,” ujar Ardhit.

Ardhit mengungkapkan, metode latihan fisik seperti ini jarang ditemukan di Indonesia. Menurutnya, selain teknik bermain bola pemain Indonesia juga harus memperhatikan standart kebugaran badan, kekuatan otot dan stamina yang terjaga. Untuk itu, latihan fisik seperti ini seharusnya dilakukan sejak usia dini.

“Di Indonesia ada tapi jarang, kalau di Akademi Arema FC ini yang pertama. Yang kami lakukan antara lain, antropometri (tinggi badan + berat badan) BMI dan body fat, flexibility, power tungkai, otot perut, agility, dynamic balance dan endurance (Vo2max),” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar