Iklan Banner Sukun
Olahraga

Sang Penemu Skill Elastico yang Sering Diperagakan Ronaldinho

Unsplash, Jannes

Surabaya (beritajatim.com) – Mungkin pernah melihat aksi Ronaldinho di lapangan hijau? Kemampuan utak atik bola yang disebut sebagai Elastico. Namun, Ronaldinho bukan orang pertama yang memperagakannya, jauh sebelum dirinya telah ada pemain lain yang dianggap sebagai penemu skil ini.

Ronaldinho memang merupakan salah satu pemain sepak bola paling berbakat di masanya. Ia juga dikenal dengan signature movenya yaitu skill elastico. Elastico sendiri adalah teknik yang sering dilakukan Ronaldinho, terutama ketika berada dalam situasi satu lawan satu di sudut lapangan. Teknik ini biasanya dilakukan ketika memegang bola tidak dalam kondisi berlari dengan kecepatan tinggi.

Sehingga secara praktis, elastico adalah teknik mengubah arah bola dengan cepat untuk mengelabuhi lawan. Skill ini diawali dengan bola berada di kaki terkuat. Bola lalu sedikit digeser dengan kaki luar ke arah yang diinginkan diikuti oleh gerak badan. Saat lawan sudah mengikuti gerak bola dan badan, pemegang bola kemudian dengan cepat mengubah arah dribble memakai kaki bagian dalam.

Tetapi penemu elastico bukanlah Ronaldinho, melainkan Sergio Echigo yang berasal dari negara Jepang. Elastico punya nama beraroma Amerika latin, tetapi pencipta dari skill tersebut aslinya merupakan orang berdarah Asia tepatnya Jepang yang bernama Sergio Echigo.

Echigo lahir pada 28 Juli 1945 di Sao Paulo, Brasil, Sérgio Echigo merupakan seorang nisei (generasi kedua imigran Jepang yang tinggal di Eropa dan Amerika pasca Perang Dunia). Dia lalu berkarir sebagai pesepak bola sebagai gelandang tengah. Echigo mulai masuk tim muda di klub Brazil, Corinthians, pada tahun 1963.

Pada klub yang berdiri pada tahun 1910 tersebut, Echigo muda mulai asah kemampuan lewat melihat permainan maestro Negeri Samba seperti Pele dan Garrincha. Echigo sadar melihat keduanya, di mana Garrincha suka membawa bola ke dalam pertahanan lawan dan langsung menusuk dengan cepat keluar dari penjagaan, sementara Pele sebaliknya, dengan berlari ke pinggir lapangan sebelum melakukan aksi cutting inside.

Kedua legenda timnas Brasil itu yang menjadi inspirasi Echigo guna menciptakan teknik elastico. Nama Echigo kurang menggaung di Brasil, hingga kurang terdengar karena ia mudik ke tanah leluhurnya dan berkarir di Liga Jepang mulai tahun 1970-an.

Tetapi seolah diwariskan, teknik elastico tetap membekas pada pemain Brasil. Skill ini membekas pada .mantan rekan setim Echigo di Corinthians yaitu Roberto Rivellino. “Yang menciptakan skill elastico itu orang Jepang, bukan orang Brasil,” terang Echigo dengan nada bercanda saat meluncurkan proyek stadion pada 2014, dilansir dari Al Jazeera.

Rivelino yang dianggap banyak kalangan menciptakan elastico mengakui Echigo adalah inventor dari skill itu. Rivellino terpana saat Echigo melakukan elastico di lapangan latihan. Namun tidak sepenuhnya mengakui pernyataan Echigo, karena Rivellino menegaskan teknik elastico yang diperagakan sudah disempurnakan oleh dirinya. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar