Olahraga

Sama-Sama Bermain 10 Pemain, Persela Takluk 2-3 atas PSIS 

Lamongan (beritajatim.com) – Tuan rumah Persela Lamongan gagal memanfaatkan sebagai tuan rumah di laga lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang digelar di Stadion Surajaya, Sabtu (7/03/2020).

Sama-sama bermain 10 pemain, Persela malah takluk 2-3 atas PSIS Semarang. Kedua gol Persela dicetak Rafael de Oliviera menit ke 60 melalui titik pinalti dan menit ke 69. Sedangkan ketiga gol PSIS dicetak oleh Wallace Costas menit ke 3, menit ke 16 oleh Fredyan Wahyu Sugiyantoro dan Bruno Silva menit ke 45. Dua kartu merah diperoleh pemain Persela Gabriel do Carmo menit ke 61, dan Safrudin Tahar menit ke 68.

Sejak kick off tuan Persela mencoba menekan pertahanan PSIS. Namun, pertahanan tim tamu yang berlapis membuat serangan Ahmad Bustoni dkk.

Menit ke 2 melalui serangan balik. Pemain belakang PSIS Wallace Costas Alves mampu membuat gawang tuan rumah Persela bergetar memanfaatkan tendangan bebas. Sehingga, kedudukan menjadi 0-1 untuk PSIS.

Tertinggal satu gol membuat Persela tersengat meningkatkan serangan. Asyik menyerang membuat gawang Persela kembali kebobolan. Kali ini pemain PSIS Fredyan Wahyu Sugiyantoro mampu memperdaya kiper Persela yang dikawal Ricky Rahayu di menit ke 16 melalui tendangan kerasnya. Kedudukan berubah lagi menjadi 0-2 untuk PSIS.

Ketinggalan dua gol, membuat Persela lagi-lagi berupaya memperkecil ketinggalan. Peluang pertama melalui M.Zaenuri sayang umpan matang yang disodorkan pemain Persela lebih cepat disergap kiper PSIS yang dikawal Jandika Eka Putra.

Menjelang babak pertama berakhir, pelatih Persela Nil Maizar memasukkan Riyatno Abiyoso menggantikan Prisca Womsiwor. Persela kembali kebobolan di menit ke 45 melalui Bruno Silva lewat umpan croasing Hari Nur Yulianto. Kedudukan berubah lagi menjadi 0-3 untuk PSIS hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Persela memasukkan Malik Rizaldi mengganti Ahmad Bustoni guna menambah daya gedor lini depan.

Menit ke 49 tiba-tiba pemain Persela asal Jepang, Shunsuke Nakamura mengalami muntah-muntah diganti Diego Bagus Banowo.

Menit ke 65 Persela mendapat hadiah pinalti setelah pemain belakang PSIS hands ball. Eksekusi pinalti yang dilakukan Rafael Gomez de Oliviera mampu memperkecil ketinggal menjadi 1-3. Usai eksekusi pinalti ada insiden saat striker Persela Gabriel Do Carmo sedikit bersitegang dengan kiper PSIS Jandika Eka Putra karena menyikut mukanya.

Insiden itu menyebabkan striker Persela asal Brazil tersebut diganjar kartu merah oleh wasit Nendi Rohaendi asal Jawa Barat. Keluarnya satu pemain membuat Persela bermain dengan 10 pemain.

Menit ke 68 bek PSIS Safrudin Tahar mendapat akumulasi kartu kuning kedua. Sehingga, mendapat kartu merah dan PSIS bermain 10 pemain.

Menit ke 69 Rafael Gomez de Oliviera membuat gol kedua setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang PSIS. Kedudukan berubah lagi menjadi 2-3 hingga babak kedua berakhir.

Menanggapi kemenangan ini pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic mengatakan, permainan melawan Persela sangat puas dan menjalankan strategi.

“Persela tim bagus dan memiliki kualitas pemain yang mumpuni. Tapi, kami lebih beruntung bisa memetik kemenangan di kandang,” katanya.

Sementara pelatih Persela Nil Maizar menuturkan, start tidak bagus tiga gol di babak pertama membuat kita susah mengejar ketinggalan. Kekalahan ini membuat kedepan akan ada perubahan pemain.

“Posisi penjaga gawang, dan tim pasti ada evaluasi. Sebab, sepak bola adalah permainan tim,” pungkasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar