Olahraga

Sah Jadi Anggota KONI, ESI Jawa Timur: Masih Banyak PR yang Harus Dikerjakan

Surabaya (beritajatim.com) – E-sport Indonesia (ESI) Provinsi Jawa Timur sah menjadi Anggota Komite Olahraga NasionaI (KONI) Provinsi Jawa Timur. Pengesahan ini ditandai secara simbolis dengan memberikan bendera pataka, yang diterima langsung oleh Ketua Harian KONI Jatim, M. Nabil, Senin 12 April 2021.

Setelah menyatakan sah, Nabil menjelaskan, ESI Jawa Timur masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar. Yakni harus melengkapi syarat pembentukan 38 kabupaten/Kota di Jatim.

“Mereka harus menyiapkan pembentukan akses ke daerah, artinya pengurus Kabupaten/Kota ini harus sudah terbentuk semuanya. Tapi sekarang sudah 22 yang masuk dan resmi jadi anggota ESI Jatim, maka sisanya itu harus dipercepat,” kata Nabil.

Tak berhenti di situ, Nabil melanjutkan ESI Jawa Timur juga harus melakukan pembibitan dan pembinaan atlet secara terus menerus. Sebab menurutnya, hal tersebut penting sebagai tolak ukur bagaimana cabang olahraga tersebut dapat meraih prestasi.

“Kita punya harapan besar terhadap esport jawa timur untuk pengembangan prestasi di kancah nasional maupun internasional. Karena itu Pengprov E-Sport ini harus punya kemampuan mengapgrade dan meningkatkan prestasi, karena olahraga ini terukur, yakni soal prestasi tersebut,” tambah dia.

Selain itu, setelah sah menjadi anggota KONI Jawa Timur, Nabil menjelaskan cabang olahraga esport ini dapat mengikuti eksibisi untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim pada tahun 2022 mendatang.

“Tentu, Pengprov Esport ini harus mengikuti eksibisi Porprov, karena sudah sah menjadi cabang olahraga di KONI Jawa Timur,” imbuh Nabil.

Sementara itu, Ketua Harian ESI Jawa Timur, Daniel Agung mengaku siap menjalankan semua arahan yang diberikan oleh KONI Jawa Timur. Sebab, hal tersebut telah menjadi tanggung jawab setiap cabong olahraga yang sudah sah menjadi bagian dari Komite Olahraga.

“Kami siap dan bersedia menjalankan semua arahan yang telah diberikan oleh KONI Provinsi Jawa Timur. Tentu ke depan kita akan berkoordinasi dengan seluruh Kabupaten/Kota yang resmi menjadi bagian dari kita untuk sama-sama mengembangkan olahraga esport,” kata Daniel.

Menanggapi untuk keikutsertaan ESI Jatim dalam eksibisi Porprov, Daniel mengaku siap. Serta akan memaksimalkan kesempatan tersebut. Karena saat ini esport sedang ramai digandrungi masyarakat, sehingga tidak sulit bagi Kabupaten/Kota untuk mencari atlet berprestasi.

“Mungkin kita akan persiapkan regulasinya terlebih dahulu, setelah itu koordinasi ke ESI Kabupaten/Kota untuk bersiap mengikuti eksibisi. Kami optimis dengan waktu 1 tahun ini kami siap menuju Porprov,” harap Daniel. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar