Olahraga

Rute Berbeda, Gerak Jalan Mojosuro Bisa Kini Bisa Diakses Lewat Online

Para peserta Gerak Jalan Perjuangan Mojosuro diberangkatkan. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Supratomo memberangkatkan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto-Surabaya (Mojosuro), Sabtu (16/11/2019). Dengan rute tahun ini yang berbeda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mencoba inovasi baru yakni pendaftaran melalui online.

Gerak jalan dengan jarak 51,7 KM dan memperebutkan hadiah total senilai Rp120,5 juta tersebut diikuti peserta perorangan sebanyak 390 orang dan beregu sebanyak 1.529 orang. Peserta tertua tahun ini berasal dari Tulungagung dan peserta terjauh dari Kalimantan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, Gerak Jalan Mojosuro merupakan agenda tahun yang diselenggarakan Pemprov Jawa Timur. “Ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan. Jawa Timur, mulai dari Mojokerto, Surabaya, Jombang adalah adalah bibit pahlawan sudah ada sejak dahulu,” ungkapnya

Sehingga, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), semangat kepahlawanan, semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan wajib untuk terus dipertahankan. Melalui gerak jalan Mojosuro, lanjut Ning Ita, semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan segala hal yang positif kedepan menjadi semangat pemersatu.

Sementara itu, Kepala Dispora Jawa Timur, Supratomo mengatakan, tahun 2019 ini ada inovasi baru. “Semua online. Pendaftaran online, penilaian online tapi offline tetap kita sediakan karena tidak semua orang menggunakan pendaftaran online. Penilaian pakai barcode jika diganti orang akan konangan (ketahuan, red),” tuturnya.

Menurutnya, gerak jalan adalah olahraga terbaik. Supratomo menjelaskan, jika dalam setiap satu menit membakar 6 kalori. Jika jarak Mojokerto-Surabaya sekitar 10 jam, Mjk-sby katakan 10 jam, maka lanjut Supratomo, 3600 kalori terbakar membuat badan sehat dan bugar.

“Dengan gerak jalan ini, mereka juga banyak yang mengekspresikan dirinya, kecintaan terhadap pahlawan. Menyusuri jejak para pahlawan agar tergetar hatinya bahwa perjuangan itu tidak mudah, sebagai generasi penerus harus meneruskan perjuangan. Ini juga sangat baik untuk hiburan masyarakat,” katanya.

Yakni hiburan sehat untuk masyarakat. Ini lantaran, dengan digelarnya Gerak Jalan Mojosuro, masyarakat yang dilintasi para peserta menyambut di jalan. Masyarakat keluar rumah untuk menyaksikan, hingga menyediakan minuman. Terkait rute, lanjut Supratomo, ada perbedaan namun hanya memperlancar jalannya saja.

Mengambil start dari Lapangan Raden Wijaya, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dan finish di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya. Para peserta melewati Jalan Tribuana Tunggal Dewi – Jalan Brawijaya – Jalan Mayjen Sungkono – By Pass hingga perbatasan Sidoarjo lanjut ke Kota Surabaya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar