Olahraga

Leg Kedua Final Piala Presiden 2019

Rudy Keltjes: Peluang Persebaya Tipis

Surabaya (beritajatim.com) – Pengamat sepakbola, Rudy William Kaltjes menilai peluang Persebaya untuk menang atas Arema FC di final leg kedua Piala Presiden 2019 sangat tipis. Sebab pada leg pertama saja, Arema FC bisa menahan imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Terlebih legenda hidup Persebaya itu berpendapat permainan skuad Bajul Ijo kurang menjanjikan. “Mainnya itu sepotong-sepotong Persebaya, yang saya lihat gelandangnya tidak bagus. Apalagi pilihan memasukkan Fandi pada menit ke-13 itu adalah keputusan yang salah,” kata Rudy.

Memang pada menit ke-13, Fandi Eko Utomo dimasukkan menggantikan M. Hidayat yang mengalami cedera. Saat itu pergantian Bajul Ijo tidak efektif.

Rudy Keltjes menilai Fandi Eko tidak cocok bermain di menit awal, sebab karakter anak dari Yusuf Ekodono adalah pemain flamboyan. “Fandi Eko itu tipikal pemain yang tidak berani, jadi harusnya Persebaya memainkan Oktafianus Fernando (Ovan). Jadi di babak pertama harus berani pressing dan menurunkan mental pemain Arema,” kata pemain Bajul Ijo era 80-an itu.

Selain faktor pemain tengah, kedua bek sayap Persebaya juga tidak berjalan baik. Kata Rudy, Novan Sasongko dan M. Syaifuddin tidak cocok bermain di posisi tersebut. “Persebaya punya Ruben, harusnya dia main. Kalau Ruben Main pasti akan bagus pertahanan Persebaya. Meski di tengah ada Otavio Dutra dan Hansamu Yama yang berpengalaman,” lanjut Rudy.

Tidak hanya itu, yang paling fatal, kata Rudy, adalah kiper Persebaya, Miswar Saputra yang selalu salah melakukan antisipasi bola. Harusnya kiper tidak usah maju bila masih ada pemain yang bisa melakukan duel. “Itu kiper harus diganti pada leg kedua jika ingin menang di kandang Arema. Karena saat leg kedua kemarin keputusannya selalu tidak tepat,” ujar dia.

Sementara itu, soal striker Persebaya Amido Balde, Rudy mengacungi dua jempol. Sebab ia menilai pemain berpaspor Portugal itu memiliki skill bagus dan selalu unggul dalam duel udara. “Kemarin sayapnya tidak jalan, coba kalau jalan dan bisa memberikan umpan crossing ke Amido, pasti saya jamin dia akan bisa cetak banyak gol. Karena karakter pemain itu bagus jika dikasih bola-bola matang,” ucap Rudy.

Seperti diketahui, Persebaya akan menjalani leg kedua final Piala Presiden menghadapi Arema di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat 12 April 2019 besok. Di pertandingan itu Rudy menilai peluang Persebaya sudah tertutup. “Saya rasa sudah tidak bisa kalau juara, karena yang diuntungkan Arema. Tapi saya sebagai warga Surabaya berharap Persebaya menang 2-0,” pungkas Rudy. [way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar