Olahraga

Rotasi Pemain, Kunci Kemenangan Persebaya Atas Badak Lampung

Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku lega bisa mengakhiri musim 2019 dengan manis. Tim Bajul Ijo bisa mencuri 3 poin atas Perseru Badak Lampung, Sabtu (21/12/2019) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Aji mengatakan, sebetulnya anak asuhnya merasa gugup di babak pertama. Bahkan menurutnya, bukan gaya bermain Bajul Ijo. Namun dengan melakukan rotasi pemain, Aji Santoso bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

“Seperti yang saya khawatirkan sejak awal soal mental pemain, dan itu terbukti selama babak pertama. Kami tak seperti biasanya, anak-anak kaku,” kata Aji seusai pertandingan.

Namun, di babak kedua, Aji mencoba melakukan sejumlah rotasi pemain, agar masalah di babak pertama terselesaikan. Yakni, menarik Oktavianus Fernando (53′), Diogo Campos (63′) dan M. Alwi Slamat (68). Kemudian memasukkan Osvaldo Haay (53′), Rendi Irwan (63′), dan Ruben Sanadi (68′). Dari situ, permainan pun berubah.

“Di babak kedua saya merubah komposisi pemain. Masuknya Ruben, kemudian saya mendorong Rian (Rahmat Irianto) ke tengah membuat gaya permainan Persebaya jadi seperti biasanya,” imbuh pelatih asal Malang ini.

Setelah pergantian tersebut, kata Aji, permainan Persebaya sudah mencair. Sehingga anak asuhnya bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya bisa meraih kemenangan 2-1 lewat dua gol dari David da Silva (58′) dan (68′). Sebelumnya gol pertama Badak Lampung dicetak oleh Aulia Hidayat (58′).

“Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Yang jelas saya berterima kasih apapun yang terjadi anak-anak bisa mendapat poin 3. Akhirnya kita bisa happy ending,” tambah Aji.

Dengan kemenangan ini, Aji tentu sangat bersyukur. Terlebih selama dia menukangi Persebaya, tim tersebut belum terkalahkan di sembilan pertandingan, rinciannya dua seri dan tujuh kemenangan didapat.

“Dengan materi pemain yang sama sekali tidak berubah kami bisa mempertahankan rekor. Kalau sore ini misal kita tidak menang, mungkin enam kemenangan kemarin tidak ada artinya,” ujar pelatih 49 tahun itu.

Sementara itu, pemain Persebaya, Rahmat Irianto menyebut kemenangan tersebut ia persembahkan untuk masyarakat Surabaya dan Bonek. “Terima kasih selama satu musim ini sudah memberikan dukungan. Serta seperti dibilang kemarin, Persebaya akhirnya happy ending dan ini untuk kalian semua (Bonek),” ucap Rian. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar