Olahraga

Ribuan Ultrasmania Demo Kantor DPRD Gresik Tuntut Pembekuan Manajemen Persegres

Gresik (beritajatim.com)– Ribuan supporter Ultrasmania melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Gresik. Mereka mendatangi gedung rakyat itu menuntut pembekuan PT Persegres Joko Samudro (PJS) selaku pengelolah Persegres Gresik, Kamis (3/10/2019).

Sambil melakukan long march, Ultrasmania juga membawa poster bernada kritik bertuliskan ‘Kembalikan Gresik United, serta Kembalikan Legalitas GU’.

Ada empat tuntutan yang disampaikan supporter Ultrasmania ke DPRD Gresik. Pertama, meminta DPRD untuk melakukan mediasi terkait dengan peralihan. Kedua, meminta DPRD mendesak PT Persegres Joko Samudro (PJS) untuk lebih profesional mengelolah sepak bola. Ketiga, Ultrasmania meminta DPRD berkirim surat ke PSSI dan BOPI supaya tidak boleh mengikuti kompetisi. Keempat, memboikot seluruh pertandingan yang diikuti PT PJS karena tidak layak.

Usai melakukan orasi, akhirnya perwakilan Ultrasmania diterima oleh Ketua DPRD, H.Fandi Akhmad Yani serta anggota Komisi IV Mega Bagus Saputra.

Dihadapan pimpinan dewan mereka menuntut agar PT PJS tidak mengelolah lagi sepak bola karena dianggap tidak layak. “Kami datang ke DPRD menuntut agar PT PJS tidak lagi mengelolah Persegres karena tidak profesional. Sehingga, menyebabkan menunggak gaji pemain serta prestasi sepak bola di menurun drastis,” ujar Korlap Aksi H. Toriqi Fajrin (Kaji Ricki) sambil berorasi.

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Gresik H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) yang beraudensi dengan perwakilan Ultrasmania menuturkan, prinsipnya dirinya mencari win-win solution agar ada perubahan sepak bola di Gresik.

“Saya siap melakukan mediasi agar ada solusi bagaimana mengembalikan sepak bola. Dalam hal ini Gresik United (GU) ke masyarakat. Sebab, historinya tim ini merupakan pelebutan Petrokimia Putra galatama dengan Persegres perserikatan,” ungkapnya.

Di diaudensi itu, juga ada perwakilan manajemen Persegres. Yakni, Hardian Adi Putro mengaku tidak menahu soal manajemen yang lama. “Saya mau melanjutkan lagi dengan kemampuan yang ada pra liga 3 nasional yang dua hari lagi mau bertanding,” ungkapnya.

Namun pernyataan yang disampaikan oleh Hardian Adi Putro ditanggapi negatif oleh Ultrasmansia. “Intinya kami tidak ingin manajemen lama mengelola lagi Persegres,” papar Imam Junaidi Kusumo Sekjen Ultrasmania.

Usai beraudensi, Ketua DPRD H.Fandi Akhmad Yani dan Mega Bagus Saputro didapuk berorasi di tengah kerumunan Ultrasmania. Setelah menyampaikan orasinya berjanji mengawal aspirasi Ultrasmania. Ribuan pencinta bola Gresik itu membubarkan diri dengan tertib sambil dikawal puluhan aparat kepolisian dari Polres Gresik. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar