Olahraga

Rayakan HUT, Suporter Berni Jember Lomba Spanduk Anti Mafia

Jember (beritajatim.com) – Kelompok suporter klub sepak bola Persid, Berni (Jember Brani), merayakan sewindu hari jadi, di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (20/1/2019). Perayaan tersebut dimeriahkan lomba spanduk atau banner anti mafia sepak bola.

Spanduk-spanduk itu dipasang di pagar sekitar JSG. Rata-rata berbunyi kutukan terhadap mafia sepak bola dan dukungan untuk Satuan Tugas Anti Mafia yang dibentuk polisi. Beberapa spanduk itu antara lain bertuliskan ‘PSSI Tanpa Mafia, Sepakbola Indonesia Kembali Berjaya’ dan ‘Berjuanglah Demi Prestasi Bukan untuk Upeti’.

“Jumlahnya mungkin seratusan banner dari koordinator wilayah di kecamatan-kecamatan di Jember. Kami butuh sepak bola tanpa mafia, dan kami ingin mendukung Satgas,” kata Muche Muhammad, dirijen atau capo di tribun selatan.

Rencananya, spanduk-spanduk itu akan dipasang di kampung-kampung, tempat domisili para suporter tersebut. Ini bagian dari kampanye kepada masyarakat soal kondisi sepak bola di Indonesia.

Sementara itu, acara ulang tahun Berni dihadiri Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo. Ia mendapat kehormatan memotong tumpeng. Dia juga menerima syal dan kaos yang disampaikan Ketua Umum Berni Agus Rizki.

“Dengan usia delapan tahun, saya harap Berni semakin matang. Kita tahu, kalau suporter tidak tertib, bisa berakibat buruk kepada pemain dan tim. Tim bisa dijatuhi sanksi dalam kompetisi, mulai dari pertandingan tanpa penonton sampai diskualifikasi,” katanya.

Selama ini, Kusworo menilai, Berni sudah tertib. “Kalau saat away day, mereka bisa disiplin dan mau diberitahu. Kalau bisa ke depan bisa lebih ditingkatkan, terutama dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar