Olahraga

PSSI Jatim Tanggapi Polemik Pemain Timnas Putri asal Batu

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus yang menimpa pemain sepak bola Timnas Indonesia Putri U16, Jasmine Sefia, terkait indispliner dengan pihak SMPN 2 Batu, Malang, ditanggapi PSSI Jawa Timur.

Asprov PSSI Jatim dan manajemen Arema FC sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Batu serta Kepala SMP Negeri 2 Batu. Hal ini dilakukan karena bocah berusia 16 tahun tersebut merupakan pemain sepak bola wanita Arema FC.

Amir Burhanurin, Sekretaris PSSI Jatim mengatakan, pihaknya dan manajemen Arema sudah berkoordinasi. Selanjutnya pihak sekolah memberikan opsi bagaimana rapot milik Jasmine Sefia bisa terisi. Barulah jika opsi yang diberikan memenuhi syarat, atlet berusia 16 tahun ini diberi pilihan apakah pindah sekolah atau home scholling, menginga PSSI dan Manajemen Arema sudah siap memindahkan sekolah Jasmine.

“Ada opsi-opsi yang ditawarkan pihak sekolah agar rapot Jasmine bisa terisi, barulah yang bersangkutan dialihkan apakah mau pindah atau home homescholing. Kalau pindah sudah ada sekolah yang mau menampung di kota Malang,” ucap Amir ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (6/1/2020).

Sebelumnya, kasus ini berawal dari orang tua Jasmine yang tidak bisa mendapatkan rapor dari sekolahnya di SMP Negeri 2 Batu karena kepala sekolahnya, beranggapan Jasmine terlalu banyak absen. [way/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar