Iklan Banner Sukun
Olahraga

PSSI Jatim Akui Kualitas Wasit Alami Penurunan

Ahmad Riyadh UB

Surabaya (beritajatim.com) – Kualitas perangkat pertandingan semakin menjadi sorotan. Ahmad Riyath, Ketua Komite Wasit PSSI pun mengakui jika perangkat pertandingan yann dimiliki PSSI menurun performanya jika dibandingakan dengan tahun sebelumnya.

PSSI tidak menutup mata terhadap penurunan kualias ini. Pihaknya bakal memperketat pemilihan wasit.

“Kami tidak menutup mata bahwa perangkat pertandngan kita mengalami penurunan kualitas. Tidak seperti tahun-tahun (kompetisi) sebelum pandemi COVID-19. Sebelumnya kan ada fitness test dan macam-macam. Jadi betul-betul wasit yang diturunkan itu kita tahu standar dan datanya bagaimana. Tapi, di kompetisi musim ini, ya hampir acak. Hampir nyomot nilai (wasit) tahun lalu. Kan belum tentu di musim ini kebugarannya dan semua aspek yang diperlukan wasit sesuai dengan musim lalu,” ungkap Riyath, Senin (1/3/2022).

Lebih lanjut dikatakan Ketua PSSI Jawa Timur ini, peran wasit sangat berpengaruh pada pandangan masyarakat. Jika wasitnya jelek maka nama PSSI turut jelek.

“Tapi yang selama ini disampaikan wasit jelek saja yang diberitakan, wasit bagus tidak pernah diberitakan. Mungkin karena memang tugasnya bagus. Apalagi dia ditugaskan memang untuk memimpin dengan bagus. Jadi tidak perlu kasih penghargaan kepada orang yang bagus. Memang itu tugasnya. Yang jelek ya jangan memimpin, jangan merusak sepak bola,” ungkapnya.

Ke depannya PSSI melalui komite wasit akan mengumpulman semua wasit untuk melakukan upgrading sepak bola Indonesia. Pembinaan lewat virtual, upgrading pengetahuan. Bahkan, untuk Liga 1, supaya memenuhi rasa keadilan dalam pertandingan, yang disetujui permintaan Komite Wasit kepada PSSI untuk ditambah asisten wasit gawang.

“Makanya, nanti akan kami kumpulkan lagi wasit-wasit untuk upgrading sepak bola Indonesia. PSSI tidak boleh konvensional. Biasanya tiap minggu evaluasi, sekarang tidak bisa lagi. Per pertandingan sekarang,” tutupnya. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar