Olahraga

PSMP vs Borneo FC Jadi Laga Perpisahan?

Mojokerto (beritajatim.com) – Pertandingan leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia antara PS Mojokerto Putra (PSMP) vs Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/2/2019) bisa jadi menjadi laga perpisahan bagi tim berjuluk The Laskar Mojopahit (Lasmojo).

Pertandingan ini sekaligus menjadi laga berat bagi Indra Setiawan dkk. Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto ini dituntut mampu memenangi laga dengan minimal dua gol dari tuan rumah. Dua gol dibutuhkan Indra Setiawan dkk jika ingin lolos ke babak berikutnya.

Pasalnya saat menjamu Pesut Etam (julukan Borneo FC, red) di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pada, Selasa (29/1/2019), PSMP kalah 1-3. Ditambah sanksi larangan bermain yang diberikan Komdis Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ini setelah PSMP dituding terlibat match fixing di empat pertandingan Liga 2 musim 2018. Banding yang diajukan pihak manajemen ke Komisi Banding PSSI juga belum membuahkan hasil. Praktis, ini menjadi laga perpisahan bagi anak asuh Jamal Yastro.

Di tengah kondisi tersebut, tim pelatih tetap menginstruksi anak asuhnya untuk tampil maksimal. Perlawanan akan dilakukan tak lepas dari motivasi pemain yang ingin menunjukkan skill terbaiknya ke manajemen klub Liga 1 atau Liga 2 jika mereka layak dikontrak sesuai lepas dari PSMP.

Ya intinya pemain sudah siap mental semuanya. Apa pun yang diraih, sudah menjadi hasil yang maksimal. Apalagi pertandingan ini disiarkan live di TV nasional. Saya kira anak-anak punya motivasi tinggi dalam merepotkan tim lawan,” ungkap Jamal Yastro.

Soal strategi, Jamal mengaku tak ada instruksi khusus yang bakal diterapkan untuk menghadapi Diego Michiels dkk. Tim pelatih hanya menginginkan anak asuhnya bisa bermain efektif seperti saat tampil di Liga 2 musim 2018 dengan menurunkan pemain yang siap secara mental dan fisik.

“Kita hanya akan bermain efektif saja. Karena waktu untuk membenahi tim secara menyeluruh sudah tidak mungkin. Anak-anak hanya kita minta untuk menjaga kondisi dan mental,” pungkasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar