Olahraga

Prestasi Anjlok di Porprov, KONI Kota Malang Panggil Cabor

Evaluasi KONI Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – KONI Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh atas anjloknya prestasi cabang olahraga di ajang Porprov 2019 kemarin. Satu persatu cabor dipanggil oleh Ketua KONI Kota Malang, Edy Wahyono untuk berdiskusi penyebab anjloknya prestasi Kota Malang.

Dalam ajang pesta olahraga bergengsi di Jawa Timur ini Kota Malang menempati urutan ke empat, dibawah Surabaya, Kediri, dan Sidoarjo. Kontingan Kota Malang, meraih 40 medali emas, 49 medali perak dan 49 medali perunggu.

“Kami sudah lakukan tahapan evaluasi, kita panggil satu persatu cabor itu, kita bicara dengan analisis SWOT. Segera kita lapor ke wali kota kita bicarakan laporan kerja secara periodik. Dari Evaluasi ini akan ketahui kelemahannya dan kita tentukan langkah untuk Porprov mendatang,” kata Edy, Selasa, (10/9/2019).

Edy mengungkapkan, bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional kemarin. KONI Kota Malang melakukan kerjasama dengan Dispora, Dinas Pendidikan, dan Universitas Negeri Malang. Sinergi antar lintas instansi ini bertujuan untuk pembinaan atlet Kota Malang.

“Nanti ada tim ad hoc gabungan, untuk menemukan rumusan. Nanti banyak, mulai dari pembinaan di usia sekolah kita minta kebijakan dengan Dinas Pendidikan agar ada dispensasi waktu untuk yang berprestasi, supaya bisa belajar juga bisa berlatih,” ujar Edy.

“Kalau dengan Dispora terkait prasarana, untuk penyauaian jadwal latihan seluruh cabor. Kalau dengan Universitas Negeri Malang berkaitan dengan sport sains dimana nanti ada laporan individu atlet berbasis riset,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar