Iklan Banner Sukun
Olahraga

Presiden Bayern Muenchen Curiga PSG Langgar Financial Fair Play

Bayern Munich President Herbert Hainer applauses at the stage after his election during the annual general meeting of the German first division Bundesliga football club FC Bayern Munich in Munich, southern Germany, on November 15, 2019. (Photo by Christof STACHE / AFP)

Munich (beritajatim.com) – Paris Saint-Germain (PSG) yang mendatangkan banyak pemain bintang dengan gaji besar, membuat Presiden Bayern Muenchen, Herbert Hainer, curiga jika klub kaya itu kemungkinan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Seperti diketahui, PSG memanfaatkan bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan nama-nama besar seperti Lionel Messi, Sergio Ramos dan Gianluigi Donnarumma. Meski direkrut dengan status bebas transfer, tapi Hainer tidak yakin PSG menggaji mereka sesuai aturan.

“Saya masih mencoba memahami bagaimana hal itu sejalan dengan Financial Fair Play. Saat PSG meningkatkan skuad, kami akan melihat dari dekat bagaimana hal itu sejalan dengan aturan UEFA. Kami berpegang teguh pada itu, dan berharap klub lain juga melakukan hal yang sama,” kata Hainer kepada SportBild, Minggu (22/8/2021)

“Saya tidak ingin terlalu cepat menilai PSG, tetapi kebijakan pembeliannya sudah besar. Bukan biaya transfer yang saya permasalahkan, tetapi gaji,” tambahnya.

“Ketika mendengar Messi mendapat gaji bersih 40 juta euro (sekitar Rp673 miliar), maka kotornya 80 juta euro (sekitar Rp1,34 triliun). Selain itu, (Achraf) Hakimi, Ramos, Donnarumma, banyak yang datang bersamaan,” lanjut pria berusia 67 tahun itu.

Bayern sendiri belum belanja pemain pada bursa transfer musim ini. Tapi, mereka sudah mendatangkan pelatih Julian Nagelsmann dari RB Leipzig untuk menggantikan Hansi Flick pergi melatih timnas Jerman. (kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar