Olahraga

Pra Kompetisi PSSI Pamekasan Gunakan 3 Arena Berbeda

Pamekasan (beritajatim.com) – Tiga lapangan sepakbola berbeda di Pamekasan, dijadikan sebagai arena ajang Pra Kompetisi Internal yang digagas Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan.

Ketiga arena tersebut masing-masing Stadion R Soenarto, Jl Stadion, Kelurahan Lawangan Dheje, Kecamatan Pademawu, Lapangan Kowel di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, serta Lapangan Pesad Kelurahan Juncancang, Kecamatan Pamekasan.

Hanya saja dari tiga lapangan tersebut, juga dipilih sesuai dengan kasta tim kontestan yang berasal dari 12 kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam. Namun dari total 13 kecamatan tersebut, tidak terdapat tim sepakbola dari Kecamatan Kadur, Pamekasan.

“Untuk arena pertandingan kita menggunakan tiga lapangan berbeda sesuai dengan level kontestan, kelas utama kita tempatkan di Stadion R Soenarto, Kelas Satu kita tempatkan di Lapangan Kowel, dan Kelas Dua kita tempatkan di Lapangan Pesad (Juncancang),” kata Ketua Askab PSSI Pamekasan, Djohan Susanto, Jumat (25/10/2019).

Dari total lapangan tersebut, tercatat sebanyak 23 tim dari tiga level berbeda yang dijadwalkan berlaga di tiga lapangan berbeda. “Pada ajang pra kompetisi ini, sebanyak 9 tim berlaga di kelas utama. Sementara untuk level kelas satu dan kelas dua masing-masing tujuh tim,” ungkapnya.

“Namun yang pasti pada ajang ini, tidak ada tim promosi maupun degradasi. Kompetisi yang dikemas dalam ajang turnamen ini sebagai pemanasan menjelang kompetisi mendatang, tetapi harus tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play dalam sepakbola,” pungkasnya.

Pada laga hari kedua pra kompetisi, tercatat sebanyak enam tim dari tiga kelas berbeda bertanding di tiga lapangan berbeda. Kelas utama mempertemukan Perseba Bandaran mengalahkan Garuda Palengaan dengan skor tipis 2-1, Kelas satu PS HW menyerah dengan skor 1-2 dari PSPM, serta Lagasota sukses mengalahkan Putra Api Alam dengan skor 2-0 pada kelas dua. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar