Olahraga

Porprov Jatim 2019, Seluruh Atlet Bojonegoro Diikutkan Asuransi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro, tandatangani kerjasama jaminan asuransi bagi seluruh atlet dan official Kabupaten Bojonegoro yang akan berlaga dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 Jawa Timur 2019, Rabu (3/7/2019).

Penandatanganan kerjasama dilaksanakan di Kantor KONI Bojonegoro, Jalan Gajah Mada Bojonegoro. Dalam acara itu, dari KONI Bojonegoro diwakili oleh Wakil Ketua Umum I, Mulyono sedangkan dari BPJS Ketenagakerjaan diwakili oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Bojonegoro, Budi Santoso.

Wakil Ketua Umum 1 KONI Bojonegoro, Mulyono menuturkan bahwa jumlah atlet yang diasuransikan sebanyak 294 orang, sementara untuk official ada 76 orang. Jaminan auransi ini, kata dia, sebagai upaya agar jika ada hal yang tidak diinginkan menimpa atlet maupun official, misalnya saja cedera selama bertanding di Porprov, telah mendapatkan jaminan asuransi.

“KONI Bojonegoro menggaransi bahwa seluruh atlet dan official Bojonegoro mendapat jaminan asuransi, karena risiko cedera selama bertanding bisa saja menimpa para atlet, sehingga dengan adanya asuransi ini para atlet tidak perlu khawatir lagi,” ujar Mulyono.

Kepala Kantor Cabang BPJS Bojonegoro, Budi Santoso menuturkan bahwa dengan adanya kerjasama tersebut, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan atau proteksi terhadap para atlet dan official Bojonegoro yang  berlaga dalam Porprov Jatim 2019. “Konpensasi yang diberikan berupa asuransi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” tutur Budi Santoso.

Budi Santoso juga menyebutkan bahwa manfaat yang diberikan berupa konpensasi dan rehabilitasi bagi para atlet dan official yang mengalami kecelakaan atau cedera, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan saat beraktivitas dalam Porprov Jatim 2019.

Budi Santoso menambahkan bahwa apabila terjadi kecelakaan, hak-hak yang diterima oleh para atlet atau official yaitu, rawat inap di rumah sakit pemerintah kelas 1, biaya perawatan dan pengobatan sampai sembuh, sesuai indikasi kesehatan. “Jika sampai mengalami cacat, akan diberikan santunan cacat,” tuturnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar