Iklan Banner Sukun
Olahraga

Piala Dunia Amputasi, Bupati Hendy Ajak Warga Jember Nobar Timnas Indonesia di Alun-alun

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mengajak masyarakat menonton bareng (nobar) siaran langsung penampilan tim nasional sepak bola amputasi Indonesia dalam Piala Dunia Amputasi, 1-3 Oktober 2022, di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Tim nasional sepak bola amputasi Indonesia akan bertanding di Turki menghadapi Argentina (1 Oktober), Inggris (2 Oktober), dan Amerika Serikat (3 Oktober).

“Kami akan adakan nonton bareng di pendapa dan alun-alun pada tanggal 1 Oktober jam enam malam. Khusus di pendapa untuk komunitas Persaid (Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember),” kata Hendy, Jumat (30/9/2022).

“Kita berdoa mudah-mudahan mereka di Turki bisa memenangi laga melawan Argentina, Inggris, dan Amerika. Semoga teman-teman semangat semua. semoga sukses. Kami akan berdoa di sini,” kata Hendy.

Ada empat pemain Persaid dan seorang direktur teknik asli Jember yang memperkuat timnas. Direktur Teknik Timnas Rixhi Saputra adalah warga Bumi Tegal Besar Permai Jember.

Tiga orang pemain asli Jember adalah Muhammad Shiddiq Bahiri, Muhammad Lukiyono, dan Budiyanto. Sementara kiper Persaid Fredo Dimas berasal dari Pasuruan.

“Kami merasa bangga. Kami mengawal mereka semua, teman-teman yang bergabung dalam Persaid. Sebelum berangkat, kemarin kami adakan kegiatan di alun-alun, disaksikan warga Jember yang memberikan semangat. Mereka sudah diterima di pendapa berlaga di tingkat nasional kemarin. Sekarang internasional. Ini merupakan kebanggaan kami. Pemkab Jember akan mensupport kegiatan-kegiatan ini,” kata Hendy.

Rixhi menyambut gembira nobar tersebut. “Dengan adanya nobar itu, mungkin akan jadi support dan spirit. Harapan terbesar kami adalah ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Jember terkait prestasi yang sudah kami torehkan dalam sepak bola amputasi,” katanya.

“Tujuan kami sama-sama membawa nama Jember dan saya sangat cinta dengan Persid Jember. Semoga sepak bola amputasi semakin diperhatikan Pemerintah Kabupaten Jember,” kata pria yang pernah melatih Persaid Jember dan tim nasional sebelum akhirnya menjadi direktur teknik. [wir/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar