Olahraga

Liga 3

Pertandingan Ricuh, Persipro Berharap Tak Terkena Sanksi

A. Nuril

Jember (beritajatim.com) – Pertandingan sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur Grup E antara Persipro melawan Persid Jember di Stadion Bayuangga, Probolinggo, Sabtu (5/10/2019), berakhir dengan kericuhan. Sejumlah pemain Persid terluka karena dihajar suporter tuan rumah.

Wakil Kapten Persipro Probolinggo A. Nuril mengatakan, kerusuhan tidak dilakukan pemain, melainkan suporter. “Mungkin permainan agak keras lalu suporter tidak terima,” katanya.

Menjelang pertandingan berakhir, penjaga gawang Persipro Andi Yudha Pratama mendadak terjatuh. Pemain-pemain Persid mendatangi Andi dan memintanya segera berdiri, karena menganggap ada upaya membuang-buang waktu.

A. Nuril membantah jika Andi sengaja menjatuhkan diri untuk mengulur waktu dan memancing emosi pemain Persid Jember. “Memang kiper sangat krusial. Kalau sakit tidak harus dipaksa. Kalau dipaksa, jadi kerugian tim Persipro. Itu memang sakit. Bukan main-main. Biasalah, apalagi tim tertinggal, kalau ada kiper seperti itu otomatis emosi, dikira mengulur waktu,” katanya.

Persipro menang 1-0. Dengan demikian mereka membalas kekalahan dengan skor sama yang terjadi di putaran pertama “Permainan sangat sulit. Kami butuh menang juga. Siapa yang lebih siap di lapangan, itu yang meraih poin,” kata A. Nuril.

Dengan adanya insiden ini, A. Nuril berharap Persipro tak terkena sanksi. “Mudah-mudahan ke depannya suporter lebih dewasa lagi. Dengan kejadian ini mungkin nanti akan ada evaluasi antara korlap suporter, pemain, pengurus,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar