Olahraga

Persik Kediri Usul 4 Poin ke PT LIB, Berikut Rinciannya

Presiden Klub Persik Abdul Hakim Bafagih.

Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri melakukan korespondensi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berkaitan dengan kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020 di saat pandemi Korona. Ada empat poin usulan dari Manajemen Tim Macan Putih yang sudah dikirimkan ke operator liga tersebut.

Presiden Klub Persik Abdul Hakim Bafagih mengatakan, usulan kepada PT LIB itu menindaklanjuti surat nomor 182/LIB-COR/IV/2020 tentang Korespondensi Tindak Lanjut Status Kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020. “Ada empat poin yang kami sampaikan ke PT LIB,” kata Abdul Hakim Bafagih.

Yang pertama, Persik setuju dengan penghentian Liga 1 2020. Pertimbangannya mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) No. 12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam dan Surat Keputusan (SK) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) No. 13.A/2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Pandemi. “Kami juga mempertimbangkan krisis ekonomi global yang terjadi di semua negara,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, Hakim meminta PSSI untuk membuat payung hukum. Sebagai federasi sepak bola tanah air, PSSI wajib memberikan perlindungan hukum. “Jangan sampai ada persoalan antara pemain dan pelatih dengan klub,” ucapnya.

Kemudian, PT LIB sebagai operator liga bisa merealisasikan pembayaran subsidi kepada klub. Pasalnya, pada Maret 2020, aktivitas klub sudah penuh. Jadi wajar apabila klub menuntut pembayaran tersebut. “Apalagi klub merupakan pemilik saham di LIB,” terangnya.

Terakhir, manajemen juga mengusulkan kepada PSSI dan PT LIB agar merumuskan bersama seluruh klub tentang status transfer pemain. Alasannya, agar semua stakeholder merasakan win-win solution atas keputusan tersebut.

Dengan masukan tersebut, Hakim mengharapkan, PSSI dan PT LIB mempertimbangkannya. Sebab, pada intinya, Persik menginginkan kompetisi digelar kembali dengan persiapan yang matang. [nm/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar