Iklan Banner Sukun
Olahraga

Persid Jember Incar Pemain Bintang Eks Liga 1

Rezky Pratama Hermansyah, manajer Persid

Jember (beritajatim.com) – Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit ingin klub sepak bola Persid Jember, Jawa Timur, benar-benar bangkit dalam kompetisi Liga 3 tahun ini. Mereka mengincar seorang pemain bintang yang berpengalaman di Liga 1 dan Liga 2.

“Kami akan banyak mengambil banyak pemain muda Jember dan seorang pemain bintang yang sudah melanglang buana di Liga 1 dan Liga 2. Kami masih nego masalah gaji,” kata Ketua Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit Rezky Pratama Hermansyah, ditulis Minggu (29/5/2022).

Persid sudah mengontak empat pemain yang bermain pada musim lalu untuk bertahan. “Empat orang ini masih serius menghadapi Porprov Jatim dulu. Jadi kami tak akan ganggu. Tapi kami sempat ada pembicaraan awal. Setelah porprov mungkin mereka bisa bergabung,” kata Rezky.

Sosok pelatih sudah ditetapkan, yakni mantan pelatih Hizbul Wathon, Herrie Setyawan. Dia diharapkan bisa mengantarkan Persid lolos ke Liga 2. “Kami harus tetap terus berikhtiar,” kata Rezky.

Rezky ingin target itu dijalani secara bertahap. Ia mengambil banyak pelajaran dari kegagalan musim lalu. “Kemarin kami sudah berusaha. Mungkim kurang doanya. Bola bundar. Kami tidak bisa menebak, walau pun punya skuad superior, tapi nyatanya di lapangan kami kalah ya sama saja. Pelajaran dari musim lalu adalah kami harus menguatkan tim lagi, mulai dari teknis dan non teknis,” katanya.

Dalam kompetisi musim lalu, Persid yang dilatih Riono Asnan terhenti di babak 32 besar. Persid lolos ke Babak 32 Besar Zona Jatim sebagai runner-up klasemen Grup J. Dalam pertandingan grup, mereka mengalahkan Persipro 1954 Probolinggo 5-1, Singhasari Malang 2-0, PSIL Lumajang 4-0, dan hanya kalah dari Banyuwangi Putra 0-1.

Persida Sidoarjo menghancurkan asa untuk naik kasta setelah mengalahkan Persid 2-1 di Stadion Gelora Deltaa Sidoarjo, Senin (29/11/2021) malam. Saat itu, Jaya Hartono, mantan pemain Persid menilai, secara teknis permainan Persid lebih baik. “Baik dari sisi penguasaan bola maupun peluang,” katanya kepada beritajatim.com, Selasa (30/11/2021).

Saat itu, Bupati Hendy Siswanto mengatakan, mentalitas pemain Persid perlu diperkuat. Namun ia memaklumi kegagalan tersebut, karena setelah jeda kompetisi sepak bola akibat pandemi, baru kali ini tim kembali bermain dalam kompetisi resmi. “Saya melihat permainan melawan Persida, sepertinya (cita-cita naik Liga 2) bisa kita kejar. Kita tidak boleh putus asa. Kami akan bantu mereka untuk tingkatkan performa masing-masing,” katanya. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar