Olahraga

Persiapan Tak Matang, Sebab Kekalahan Putri Persebaya Lawan Arema FC

Surabaya (beritajatim.com) – Kekalahan tim sepak bola putri Persebaya Surabaya atas Arema FC, di pertandingan pertama Liga 1 di Stadion Arhanud Batu, Senin (7/10/2019), rupanya tak disambut kekecewaan oleh sang pelatih Ridwan Anwar usai pertandingan.

Ridwan anwar, Pelatih Persebaya Surabaya putri ini menjelaskan jika tim besutanya telah bermain bagus dengan beberapa serangan yang telah ia instruksikan. Namun faktor tanpa persiapan menjadi salah satu alasan kekalahan.

Menurutnya, ia hanya memiliki waktu 3 hari untuk mempersiapkan tim ini. Di antaranya dua hari seleksi pemain, satu hari latihan, dan ujicoba langsung tanding. Otomatis apa yang dibekali pada Bajol Ijo Putri ini hanya kebersamaan.

“Persiapan kita kurang, yang terpenting kira sudah melakukan perlawanan dan mengandalkan kebersamaan untuk sementara waktu. Sementara untuk taktik minimal satu hingga 2 bulan lagi baru  matang,” ucap Ridwan.

Lebih lanjut, dikatakan Ridwan, kemenangan Arema FC adalah gol keberuntungan. Salah satunya tendangan penalti yang diterima oleh Arema FC.

Namun jika melihat kondisi para pemain, sudah terlihat kemajuan hanya menunggu wamtu dan menambah jam latihan supaya lebih makasimal. Saat ini, dia mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan Persipura Jayapura.

Sementara itu Lilla Puspita, kapten timmengatakan jika proses timnya terlalu singkat persiapan ketahanan fisik belum terbentuk, jadi hanya memfungsikan tempat yang kosong.

“Sepak bola apapun bisa terjadi, kita tidak boleh silau dengan pemain lawan, yang penting di dalam kita matang dan kebersamaan kita solid,” ucap Lilla. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar