Olahraga

Persewangi Main Buruk, Pemain Naturalisasi Jadi Tumbal

Pemain Persewangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Manajemen Persewangi Banyuwangi nampaknya serius menanggapi hasil dua pertandingan yang didapat timnya. Ujungnya, mereka kecewa dengan performa tim berjuluk Laskar Blambangan itu.

Terutama lini belakang yang digalang pemain naturalisasi Mohammed Lamine Fofana dan kawan-kawan. Alhasil, bek asal benua Afrika, Guinea menjadi tumbal. Ia terpaksa diputus kerjasama oleh manejemen Persewangi.

“Dari dua laga kemarin, kita hanya dapat hasil imbang. Dan kita kecewa karena seharusnya pemain yang kita datangkan dan kita gadang-gadang bermain baik tapi tampil sangat mengecewakan, terutama Fofana pemain naturalisasi itu. Kita berhentikan sekarang,” kata Manajer Persewangi, Samidi Jos Rudy, Rabu (14/8/2019).

Pasca pemecatan pemain yang sempat membela PSMS Medan itu, posisinya akan digantikan oleh pemain senior lainnya yakni Viky Albuchori. Pemain asli Kecamatan Muncar itu diharapkan mampu memperbaiki performa dan sekaligus mempersolid lini pertahanan. “Ya kita akan ganti posisinya dengan pemain lain. Dia sempat kita daftarkan kemarin,” katanya.

Terakhir, pemain bertubuh jangkung itu terlihat bermain di stadion Diponegoro saat beruji coba melawan Persewangi. Kala itu, dia mengisi pos pertahanan tim Porprov Banyuwangi. “Viky sudah kita kenal, dia memang kerap menghuni skuad Persewangi,” ucapnya.

Di kompetisi Liga 3, Persewangi menghuni grup E bersama Persid Jember, PSIL Lumajang, Persipro dan Persebo Muda Bondowoso. Dari dua laga, Persewangi masih berada di peringkat 3 dari hasil 2 kali seri melawan Persid Jember di kandang dan bermain tandang di Persipro Probolinggo. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar