Iklan Banner Sukun
Olahraga

Persewangi Banyuwangi Babak Belur Hadapi PSPK Kota Pasuruan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Persewangi Banyuwangi harus menelan pil pahit kala menghadapi perlawanan PSPK Kota Pasuruan di stadion Diponegoro. Laga fase group Liga 3 Jawa Timur yang sempat tertunda ini akhirnya dilanjutkan malam hari.

Meski berlabel tuan rumah tim berjuluk Laskar Blambangan ini terlihat cukup sulit mengimbangi permainan anak Pasuruan sejak awal. Bermain di tengah guyuran hujan nampak, anak asuh Isdiantono cukup timpang.

Alhasil, PSPK Pasuruan dapat mudah mencetak gol cepag tepatnya di menit ke 4. Pelakunya adalah Arvanda Rohman Hakim pemain sayap lincah yang berhasil memanfaatkan peluang matang di depan gawang Persewangi Banyuwangi.

Belum usai rasa menetralisir tekanan, gempuran kembali terjadi. Lewat umpan matang sang kapten Siswanto, PSPK Kota Pasuruan kembali menggandakan kedudukan di menit ke 13 melalui melalui Ariel Saron De Keyzer.

Lagi-lagi, pengalaman memang tak dapat diragukan. Siswanto berhasil mengkordinir adik-adiknya bermain bagus. Buktinya, permainan berjalan 7 menit selepas gol kedua, anak asuh M. Irfan Junaidi kembali menambah skor.

Skor yang semakin menenggelamkan perjuangan Persewangi Banyuwangi di kandangnya. Kondisi ini sekaligus hal yang sulit bagi The Lasblang untuk keluar dari tekanan.

Sepuluh menit sebelum turun minum, petaka kembali terjadi menghampiri Persewangi Banyuwangi. Sekali lagi, kali ini ulah dari Siswanto yang berhasil memberikan umpan tendangan pojok yang matang. Bola meluncur deras ke tengah kerumunan di kotak penalti Persewangi Banyuwangi.

Pemain belakang gempal milik PSPK Kota Pasuruan, Joko Supriyanto berhasil menanduk bola. Gol terakhir yang menutup laga dengan keunggulan mencolok 4-0 untuk Pasuruan.

Pemain Persewangi Banyuwangi hanya bisa tertunduk lesu kala peluit panjang babak pertama berakhir. Mereka harus bekerja ekstra jika ingin menekan ketertinggalan gol yang nampaknya mustahil untuk dikejar.

Babak kedua permainan masih berjalan normal. Meskipun, kendali permainan masih berada di PSPK Kota Pasuruan.

Persewangi Banyuwangi hanya sesekali mengancam pertahanan lawan. Namun, hampir seluruhnya tak membahayakan dan mampu dinetralisir dengan mudah oleh PSPK Kota Pasuruan.

Sejumlah pemain dimasukkan oleh pelatih Persewangi Banyuwangi untuk memaksimalkan serangan. Akan tetapi, kembali mereka harus gigit jari karena upayanya selalu kandas.

Sebaliknya di babak kedua, PSPK Kota Pasuruan terlihat mengendurkan serangan. Mereka hanya sesekali menusuk memanfaatkan kerjasama tim dan mengontrol permainan.

Leading dengan 4 gol menjadi modal berharga untuk mengharap kemenangan pada laga ini. Mereka juga tampak puas dengan perolehan itu.

Bahkan, pelatih PSPK mengganti sejumlah pemain inti ke pemain lain. Termasuk mengganti pemain senior sekaligus kapten mereka untuk memberikan jam terbang ke pemain lain.

Imbasnya cukup terlihat. Tusukan sayap dan jenderal lapangan tengah terlihat lowong.

Kondisi ini dimanfaatkan betul oleh Persewangi Banyuwangi. Hasilnya, kapten Johan Saputra berhasil mencetak gol hiburan di menit ke 70 setelah terjadi pelanggaran.

Memanfaatkan Free Kick di depan kotak penalti, sepakannya menghujam deras ke sisi kanan jala PSPK Kota Pasuruan. Setelah gol tercipta, Persewangi Banyuwangi sempat tersulut semangat untuk membalas atau memperkecil kedudukan. Namun waktu tak cukup untuk membuat mereka keluar dari tekanan.

Begitupun dengan PSPK Kota Pasuruan yang berusaha menambah gol. Namun keberuntungan belum lagi menghampiri. Justru mereka harus merelakan satu pemainnya mendapat kartu merah setelah wasit menganggap melakukan pelanggaran.

Hasil 4-1 menutup laga ini. Persewangi Banyuwangi harus puas dengan tangan hampa pada pertandingan ketiganya. Sementara, PSPK Kota Pasuruan dengan hasil ini semakin mengokohkan posisi di puncak klasemen group N Liga 3 Jawa Timur.

Persewangi Banyuwangi harus berjuang keras di pertandingan sisa jika masih ingin lolos. Sementara, PSPK Kota Pasuruan bisa bermain tanpa beban untuk laga selanjutnya. (rin/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar