Iklan Banner Sukun
Olahraga

Persela Lamongan Kalah Tipis 2-3 Lawan Persikab Bandung

Laga ujicoba antara Persela Lamongan versus Persikab Bandung, di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (19/6/2022)

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan kembali menggelar laga uji coba. Kali ini melawan Persikab Bandung. Namun, Laskar Joko Tingkir dipaksa untuk menelan pil pahit. Persela takluk dari Persikab Bandung dengan skor tipis 2-3, di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu sore (19/6/2022).

Gol Persela Lamongan ini masing-masing dicetak oleh Aril pada menit 35′ dan Riskqi Putra Utomo (Boski) pada menit 81′. Sedangkan tiga gol Persikab dicetak oleh Faisol Yunus pada menit 29 dan menit 66′, serta Dimas Karno pada menit 58′.

Menurut Pelatih Persela Fakhri Husaini, meski kalah dari Persikab, namun Persela telah mendapat pelajaran yang sangat berharga dalam laga ini. Dengan begitu, sebut Fakhri, tim pelatih Persela bisa tahu sampai di mana kualitas permainan anak asuhnya, baik secara individu, unit maupun tim.

“Kami kalah dengan skor akhir 2-3. Tapi saya melihat ada progres yang cukup signifikan yang diperlihatkan para pemain, terutama di babak kedua,” ujar Fakhri, usai pertandingan.

Pelajaran yang berharga itu, salah satunya adalah persoalan saat menghadapi situasi set piece. Ia juga mengakui bahwa Persela masih lemah dalam mengantisipasi bola mati. Begitupun sebaliknya, Persela juga dinilai lemah saat mendapat peluang dari situasi bola mati, yang belum bisa dimaksimalkan.

“Di babak kedua, dua gol yang terjadi karena set piece. Ini tentu bukan sesuatu yang kami harapkan, tapi ini pelajaran bagus buat kami. Kami sementara bisa buat gol dengan open play, tapi di beberapa situasi set piece kami tidak bisa buat gol,” terang Pelatih kelahiran Lhokseumawe, Aceh tersebut.

Tak cukup itu, kelemahan lainnya yang juga disebut oleh Fakhri adalah terlalu cepat anak asuhnya kehilangan bola. “Tentu ini akan jadi catatan kami, tim pelatih, untuk mempersiapkan tim ini agar ke depan lebih kompetitif dan lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eks Juru Taktik Timnas Indonesia U-16 dan U-19 ini juga menyampaikan, dari dua laga uji coba yang digelar, yakni kontra PSMS Medan pada Jumat (17/6/2022) kemarin dan Persikab Bandung hari ini, pihaknya masih fokus untuk mematangkan transisi negatif tim asal Kota Soto tersebut.

“Di dua pertandingan uji coba ini yang saya ingin lihat adalah bukan hanya ball possession. Memang ball possession dan kemampuan passing itu penting, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana agresifitas pemain ketika kehilangan bola, dan itu mereka lakukan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Fakhri berharap, ke depan timnya akan bisa menyuguhkan permainan yang lebih maksimal. Terutama jika pemain Persela kehilangan bola, maka bisa cepat merebut bola itu kembali. Selain itu, ia juga berharap, gaya permainan Persela bisa lebih tenang. “Nah, di sinilah gunanya laga uji coba,” pungkas Fakhri. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar